Kesepakatan Dagang AS Dorong Penguatan Dolar Atas Safe Haven

JAVAFX – Dolar AS diperdagangkan menguat pada hari Jumat karena Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi bahwa ia berencana untuk menandatangani kesepakatan perdagangan dengan China, tetapi belum memutuskan apakah ia akan menurunkan tarif. Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia tidak akan sepenuhnya menurunkan tarif, tetapi bahwa kesepakatan dapat ditandatangani dengan Presiden Cina Xi Jinping di Iowa pada akhir bulan, menambahkan bahwa China ingin membuat kesepakatan.

China telah menyatakan pada hari Kamis bahwa kedua negara telah sepakat untuk menghapus tarif sebagai bagian dari perjanjian perdagangan fase satu yang diantisipasi.

Gold Trading

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, melonjak 0,28% dan ditutup di level 98.40. Penguatan dolar karena meningkatnya selera resisko (risk aversion) telah memudarkan minat terhadap safe haven seperti emas dan yen Jepang.

Harga emas ditutup turun ke level 41458.50 dan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak 3,5 tahun terakhir. Sementara yen Jepang lebih tinggi dengan USD / JPY turun 0,1% menjadi 109,17.

Di tempat lain, sterling datar hanya sehari setelah Bank of England mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada 0,75% dan memangkas perkiraan pertumbuhannya. GBP / USD stabil di 1.2809.

Euro terus diperdagangkan lebih rendah, dengan EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1019 setelah perkiraan dari Komisi Eropa menurunkan ekspektasi untuk segala jenis stimulus di Kawasan tersebut.