Javafx.co.id-Indeks Nasdaq Composite diperkirakan melanjutkan penguatan seiring meredanya ketegangan geopolitik global yang kembali mendorong minat investor terhadap aset berisiko. Sentimen positif ini didukung oleh harapan tercapainya kesepakatan jangka panjang antara Amerika Serikat dan Iran, meskipun perundingan sempat mengalami hambatan pada akhir pekan. Presiden Donald Trump menyebutkan bahwa Iran telah menjalin komunikasi dengan Washington tak lama setelah diberlakukannya blokade terhadap pengiriman minyak di Selat Hormuz, yang turut membantu meredakan kekhawatiran pasar dan menekan volatilitas.
Pada penutupan perdagangan Senin, kinerja indeks utama menunjukkan penguatan, dengan Dow Jones naik 0,63%, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat 1,02% dan 1,23%. Sebagian besar sektor dalam S&P 500—yakni sembilan dari sebelas sektor—ditutup di zona positif, dipimpin oleh sektor keuangan, teknologi, dan konsumer diskresioner. Arus dana yang kembali ke saham teknologi, ditambah ekspektasi kinerja solid dari perusahaan-perusahaan besar di sektor tersebut, semakin memperkuat prospek kenaikan Nasdaq dalam jangka pendek.
Di sisi lain, pelaku pasar kini menantikan rilis laporan keuangan dari bank-bank besar seperti JPMorgan Chase dan Wells Fargo sebagai petunjuk arah pasar selanjutnya. Namun, tidak semua emiten bergerak positif, setelah saham Goldman Sachs tercatat melemah hampir 2% akibat pendapatan dari divisi perdagangan fixed income, mata uang, dan komoditas yang berada di bawah ekspektasi analis.
Tradingajadulu
diJAVAaja




