Laju Pertumbuhan Domestik Bruto AS Melambat

JAVAFX – Berita ekonomi yang dirilis pada hari Rabu(28/2/2018), memperlihatkan bahwa laju pertumbuhan domestik bruto AS bergerak sedikit melambat di kuartal empat.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Analis Ekonomi menyebutkan bahwa pertumbuhan domestik bruto AS sedikit melambat dengan naik sebesar 2.5% di kuartal empat setelah naik 2.6% di laporan sebelumnya. Survei ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan domestik bruto AS akan naik sebesar 2.5% di kuartal empat.

Di waktu yang bersamaan, Biro Analis Ekonomi juga melaporkan bahwa laju indeks harga pertumbuhan domestik bruto AS mengalami kenaikan sebesar 2.3% di kuartal empat setelah sebelumnya naik sebesar 2.4% di laporan sebelumnya.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.