Mahkamah Agung Putuskan Pemerintahan Biden Tidak Melanggar UU Imigrasi

Mahkamah Agung Amerika memutuskan Kamis (30/6) bahwa pemerintahan Biden tidak melanggar undang-undang imigrasi dalam mengakhiri kebijakan imigrasi garis keras yang memaksa sekitar 70.000 migran untuk tinggal di Meksiko sambil menunggu sidang di Amerika untuk permohonan suaka mereka.

Putusan dengan suara 5-4 itu membatalkan putusan pengadilan banding federal yang mengamanatkan pemerintah memulai kembali program “Tetap di Meksiko,” sebuah kebijakan yang dimulai di bawah mantan Presiden Donald Trump.

Negara bagian Texas dan Missouri yang dipimpin Partai Republik telah menggugat untuk mempertahankan program tersebut setelah Presiden Joe Biden menangguhkannya pada hari pertamanya menjabat pada Januari 2021.

Inti dari pertarungan hukum itu terkait ketentuan hukum yang memungkinkan para pejabat AS untuk mengembalikan imigran tertentu ke Meksiko sambil menunggu proses imigrasi.

Texas dan Missouri berpendapat ketentuan itu harus digunakan karena Amerika Serikat tidak memiliki ruang penahanan bagi para migran.

Para hakim setuju bahwa mengizinkan imigran masuk ke Amerika untuk menunggu proses imigrasi mereka dimungkinkan di bawah undang-undang imigrasi AS saat ini.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.