Minyak Berjangka Turun Setelah API Melaporkan Peningkatan Pasokan

JAVAFX – Pada perdagangan bursa komoditi hari Rabu (17/6), minyak mentah berjangka terpantau menurun setelah American Petroleum Institute (API) memperkirakan peningkatan pasokan minyak mentah dalam minggu kedua berturut-turut.

API melaporkan kenaikan 3,9 juta barel untuk pekan yang berakhir 12 Juni pada hari Selasa.

Minyak mentah berjangka Brent turun 0,84% menjadi $40,37 dan WTI futures turun 1,80% menjadi $37,69.

Kedua tolok ukur melepaskan sebagian dari keuntungan mereka dari sesi sebelumnya, di mana Brent berjangka naik 3% dan WTI berjangka naik 3,39% setelah Badan Energi Internasional menaikkan perkiraan untuk permintaan minyak 2020 menjadi 91,7 juta barel per hari, dan AS melihat rekor kenaikan di Mei penjualan ritel.

Tetapi komoditi cairan hitam mundur setelah perkiraan API di tengah pasokan kelebihan pasokan baru. Sentimen investor semakin teredam dengan gelombang kedua kasus yang meningkat di Beijing dan bagian-bagian AS mengancam permintaan yang sudah rapuh

Tampaknya tak terhindarkan mungkin ada lonjakan kecil dan wabah terisolasi di seluruh dunia. Mungkin butuh waktu bagi pasar minyak untuk peka, mengingat kerapuhan pemulihan yang baru lahir.

Sementara itu, semua mata akan tertuju pada perkiraan pasokan Administrasi Informasi Energi AS yang akan dirilis hari ini, serta pada hasil panel pemantauan yang dipimpin OPEC pada hari Kamis esok.

Panel akan meninjau kepatuhan terhadap pemotongan produksi yang dijanjikan OPEC, yang berlaku sampai akhir Juli, dan mencari cara untuk mendukung harga.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.