Pasca Penembakan di SD Texas, Biden: Kita Harus Bertindak

Dalam keadaan sedih dan marah, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyerukan pembatasan baru pada senjata api setelah seorang pria bersenjata membantai 18 anak di sebuah sekolah dasar di Texas.

“Kita harus bertindak,” kata Biden di Gedung Putih pada Selasa (24/5) malam tak lama setelah kembali dari lawatan lima hari ke Asia yang diwarnai tragedi.

“Kapan, demi Tuhan, kita akan menentang lobi senjata?” cetus Biden yang bertahun-tahun gagal mengesahkan undang-undang baru.

Dengan ibu negara Jill Biden berdiri di sisinya di Ruang Roosevelt, sang presiden mengatakan, “Sudah waktunya kita mengubah rasa sakit ini menjadi tindakan.” Sedikitnya 18 siswa tewas di Texas, menurut seorang senator negara bagian yang mengatakan bahwa ia mendapat informasi tersebut dari petugas polisi.

Seorang guru juga dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.

Begitu juga dengan pria pelaku penyerangan.

Hanya dua hari sebelum melakukan lawatannya ke Asia, Biden bertemu keluarga korban penembakan di Buffalo, New York.

Insiden tersebut dilakukan oleh pelaku, yang memiliki motif kebenmcian rasial, di mana ia membunuh 10 warga kulit hitam di sebuah toko kelontong di Buffalo, New York.

Tragedi berturut-turut itu menjadi pengingat yang serius akan frekuensi dan kebrutalan epidemi kekerasan senjata massal di Amerika.

“Penembakan massal semacam ini jarang terjadi di tempat lain di dunia,” kata Biden.

“Mengapa?” Belum jelas apakah tragedi terbaru itu akan mengubah dinamika politik seputar senjata api setelah begitu banyak tragedi — termasuk penembakan tahun 2012 di Sekolah Dasar Sandy Hook di Connecticut yang menewaskan 26 orang, termasuk 20 anak-anak — gagal melakukannya.

Wakil Presiden Kamala Harris sebelumnya mengatakan bahwa pada saat-saat seperti ini orang biasanya menyatakan, “hati kami hancur.

Tetapi hati kita terus hancur dan hancurnya hati kita tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kehilangan yang dialami keluarga-keluarga itu.

Kita harus berani bertindak untuk memastikan hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi,” katanya.

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan Biden diberitahu tentang penembakan itu di atas Air Force One dalam penerbangannya kembali menuju Amerika.

Sesaat sebelum mendarat di Washington, Biden berbicara dengan Gubernur Texas Greg Abbott dari pesawat kepresidenan “untuk menawarkan bantuan yang dibutuhkan setelah penembakan yang mengerikan itu di Uvalde, TX,” cuit direktur komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield.

Biden memerintahkan agar bendera Amerika dikibarkan setengah tiang hingga Sabtu sore untuk menghormati para korban di Texas.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.