Pasca The Fed Lakukan Stimulus, Aksi Lepas Safe Havens Gold Makin Kuat

Pasca The Fed memangkas suku bunga kemarin menjadi 0-0.25%, dan Federal Reserve New York mengucurkan dana sebesar US$ 50 miliar atau sekitar Rp 700 triliun ke dalam sistem keuangan untuk meredakan dampak corona hari ini dolar index terlihat melemah dari level penutupan Jumat di level 98.69 ke level terendah di awal sesi Eropa tadi di level 97.45, dan akhirnya mulai terkoreksi naik ke level 98.10.

Penyebaran virus ini memang membuat pasar keuangan global khawatir dan menimbulkan guncangan sehingga sekalipun Fed New York sudah mengucurkan US$ 100 miliar atau Rp 1.400 triliun sebelumnya saat indeks Dow Jones anjlok hingga 8% atau sekitar 2.000 poin, akhirnya ia kembali menyuntikkan dananya kembali sebesar $50 Miliar. Bank sentral AS juga berupaya menambah likuiditas dengan membeli obligasi dan surat berharga yang dilepas di pasar.

Akibat aksi The Fed ini, maka kekhawatiran pasar teredam dan di prediksi akan kembali menggairahkan bursa saham di AS saat di buka nanti. Hal ini jelas terlihat dari aksi lepas Safe Havens Gold yang di prediksi di lakukan para pelaku pasar untuk bersiap memasuki kembali pasar saham Amerika.  Gold telah melemah tajam hari ini dari level 1575.19 ke level 1458.27 bahkan Gold di prediksi masih dapat melemah menuju level 1445.00 jika pelemahannya saat ini mampu menembus level 1455.00.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Biden Cabut Larangan Terkait Green Card yang Diberlakukan Trump

Presiden Amerika Joe Biden pada Rabu (24/2) mencabut maklumat pendahulunya yang memblokir banyak pemohon green card atau kartu penduduk tetap untuk memasuki Amerika Serikat. Mantan...

Data Penjualan Rumah AS Tumbuh DIatas Perkiraan

Penjualan rumah baru keluarga tunggal AS naik 4,3% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 923 ribu di bulan Januari, dari 885 ribu di...

Naiknya Prelim GDP AS Kuatkan Dolar Indeks

Data Prelim GDP semalam naik dari 4.0% ke 4.1%. Walau masih di bawah ekspektasinya 4.2%, namun data ekonomi ini di topang oleh data-data ekonomi...

Gedung Putih: Biden, PM Irak bahas serangan roket baru-baru ini

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi membahas serangan roket baru-baru ini terhadap Irak dan pasukan koalisi dalam sambungan...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502