Pembelian Emas Oleh Bank Sentral Terus Berlanjut

JAVAFX – Pembelian emas oleh bank sentral terus berlangsung, demikian lapor Commerzbank dan BMO Capital Markets. Hal ini mampu menjaga tingkat permintaan logam mulia dan mendorong harga emas lebih tinggi.

Gold Trading

Setelah bank sentral China melaporkan pembelian emas April sekitar 15 ton dua minggu lalu, bank sentral Rusia kemarin melaporkan pembelian 15,6 ton , ungkap Commerzbank. Terlebih lagi, menurut Dana Moneter Internasional, negara-negara lain seperti Kazakhstan dan Turki juga membeli emas di bulan April.

Data terbaru dari IMF itu menunjukkan Kazakhstan meningkatkan kepemilikan hingga 11,79 juta ons pada bulan April dari 11,63 juta pada bulan Maret, dengan Turki juga menambahkan 50.000 ons selama bulan itu, BMO melaporkan.

Sumber utama dukungan permintaan emas selama setahun terakhir, pembelian bank sentral, tetap kuat, tambah BMO. Bank-bank sentral secara kolektif membeli 651,5 ton emas pada tahun 2018, total tertinggi kedua dalam catatan dan kenaikan tahun-ke-tahun sebesar 74%, Dewan Emas Dunia melaporkan awal tahun ini.

Disisi lain, Dolar AS yang berotot menahan laju kenaikan harga lebih lanjut. Emas telah gagal sekali lagi untuk mendapat untung dari meningkatnya penghindaran risiko di antara para pelaku pasar di hari Senin (20/05/2019), serta spekulasi tentang penurunan suku bunga. Harga emas di bursa spot turun $ 6,50 menjadi $ 1.270,80 per troy ons. Indek dolar AS sendiri naik 0,89 poin menjadi 98,022. (WK)