Pemerintahan Biden Berencana Atur Ulang Hubungan AS-Palestina

Pemerintahan Biden sedang menyusun rencana yang bertujuan untuk mengatur ulang hubungan AS dengan Palestina, yang ambruk di bawah pemerintahan mantan presiden Donald Trump.

Hal itu terungkap dalam rancangan memo internal.

Reuters, Kamis (18/3), mengutip dua sumber yang mengetahui dokumen Departemen Luar Negeri, melaporkan rencana itu masih dalam tahap awal, tetapi bisa menjadi dasar untuk membatalkan sebagian dari pendekatan Trump yang dikecam Palestina sebagai sangat bias dalam mendukung Israel.

Rencana Biden tersebut pertama kali dilaporkan oleh surat kabar yang berbasis di Uni Emirat Arab, The National.

Sejak Presiden Joe Biden menjabat pada 20 Januari, para pembantunya mengatakan mereka berniat untuk memperbaiki hubungan dengan warga Palestina.

Pemerintahan Biden telah berjanji untuk memulai kembali bantuan ekonomi dan kemanusiaan bernilai ratusan juta dolar dan berupaya membuka kembali misi diplomatik Palestina di Washington.

Para pembantu Biden juga telah menjelaskan bahwa mereka ingin menetapkan kembali tujuan dari solusi dua negara sebagai prioritas kebijakan AS terkait penyelesaian konflik Israel-Palestina.

Namun mereka bergerak dengan kehati-hatian karena Israel akan menggelar pemilu pada 23 Maret diikuti oleh pemilu Palestina yang dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang.

Sebagian dari draf memo yang dikutip oleh The National mengatakan visi AS adalah “untuk memajukan kebebasan, keamanan, dan kemakmuran bagi Israel dan Palestina dalam waktu dekat.” Dokumen tersebut juga menyatakan bantuan AS untuk pandemi COVID-19 di Palestina sebesar $15 juta mungkin diumumkan pada akhir Maret.

Seorang sumber, berbicara dengan syarat tidak diungkap identitasnya, mengatakan dokumen itu adalah rancangan awal yang dapat direvisi.

Versi akhir dari dokumen tersebut dan versi final akan memerlukan kajian antarlembaga.

“Kami tidak memiliki komentar apa pun tentang memo tersebut itu,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jalina Porter kepada wartawan dalam konferensi pers harian.

[

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Dolar Tertekan Oleh Yield Treasury Yang Lebih Rendah, Investor Fokus Data Inflasi

Dolar tertekan di dekat posisi terendah 2-1 / 2 minggu terhadap mata uang utama lainnya pada hari Senin karena penurunan imbal hasil Treasury menahan...

Harga Emas Dibawah Tekanan Jelang AS Rilis Data

JAVAFX - Pasar saham turun dari level tertingginya karena ketegangan meningkat menuju rilis angka inflasi AS, yang mungkin menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data China...

Biden beri salam Ramadhan, desak penghentian kebencian terhadap Muslim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendesak penghentian tindakan yang didasari motif kebencian, yang masih kerap dialami oleh para umat Muslim di AS dan...

Indeks Sentimen Ekonomi ZEW Jerman Meleset Dari Perkiraan

Laporan utama ZEW Jerman untuk bulan April menunjukkan bahwa Indeks Sentimen Ekonomi Jerman turun menjadi 70,7 versus jauh di bawah ekspektasi untuk kenaikan 79,0 dan di bawah laporan terakhir di angka 76,6.

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502