Penguatan Harga Emas Sepertinya Masih Dipertanyakan Jelang Rilis Data Inflasi AS

Covid-19: Amerika Serikat 117,635 vs 167,818 ( -50,183 )

Amerika Serikat melaporkan penambahan 117,635 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Amerika Serikat berjumlah 13,584,619 dan total...

Covid-19: India 39,567 vs 41,353 ( -1,786 )

India melaporkan penambahan 39,567 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di India berjumlah 9,390,791 dan total kasus aktif...

Covid-19: Rusia 27,100 vs 27,543 ( -443 )

Rusia melaporkan penambahan 27,100 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Rusia berjumlah 2,242,633 dan total kasus aktif...

Tidak Semua Orang Menanti Kedatangan Vaksin Covid-19 di California

Berita seputar vaksin Covid-19 hasil produksi Pfizer dan Moderna -yang dalam beberapa minggu ke depan kemungkinan akan siap untuk distribusi setelah resmi mendapat izin...

Covid-19: Indonesia 5,418 vs 5,828 ( -410 )

Indonesia melaporkan penambahan 5,418 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Indonesia berjumlah 527,999 dan total kasus aktif...

Covid-19: Singapura 6 vs 4 ( +2 )

Singapura melaporkan penambahan 6 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Singapura berjumlah 58,205 dan total kasus aktif...

JAVAFX – Penguatan harga emas sepertinya masih dipertanyakan jelang rilis data inflasi AS pada perdagangan hari ini di mana potensi munculnya aksi jual kembali memang masih terlihat, dengan mulai hilangnya pengaruh dari keresahan Trump dengan kemunculan potensi naiknya suku bunga the Fed.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada emas, sehingga hal ini membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $2,50 atau 0,20% di level $1230,20 per troy ounce.

Seperti kita ketahui bahwa pada perdagangan sebelumnya harga emas sempat mengalami tekanannya meskipun greenback melemah. Data PDB AS yang bagus menjadi penyemangat harga emas untuk terkoreksi karena dukungan kepada naiknya suku bunga the Fed makin kuat.

Harga emas sempat menciptakan level terendah tahun ini lagi namun berubah ke sisi yang positif pekan lalu, ketika ada dukungan dari pasar yang seringkali melepas kepemilikan dolar nya pasca pertemuan Presiden Trump dengan Presiden Komisi Uni Eropa Jean Claude Juncker di Washington Rabu malam pekan lalu di mana potensi perang dagang yang sempat mereda waktu itu.

Sebelumnya harga emas sempat terkoreksi tajam sekali terpicu dari pidato ketua the Fed Jerome Powell yang menyatakan bahwa perekonomian AS makin solid dan rencana kenaikan suku bunga the Fed masih ada di tahun ini. Powell menegaskan bahwa inflasi AS sudah diatas target bank sentral. Pelemahan emas memang bisa terjadi karena beberapa unsur data inflasi AS juga sedang meninggi, sehingga unsur pendorong kenaikan suku bunga the Fed juga dirasa sedang bertambah tenaganya, dan bisa membuat indeks dolar juga menguat terhadap mata uang utama dunia lainnya, sehingga logam mulia pun terkoreksi karena dilihat sedang mahal.

Seiring dengan waktu juga, kondisi penguatan indeks dolar membuat Presiden Trump gusar karena dianggap nagara lain telah memanfaatkan penguatan dolar demi mendapatkan keuntungan perdagangannya dengan AS. Tak puas di situ saja, Presiden Trump juga menuduh Uni Eropa dan China telah memanipulasi pelemahan mata uangnya terhadap dolar AS dan menahan suku bunganya agar tidak naik, membuat defisit perdagangan AS membengkak. Tuduhan Trump itu bertujuan melemahkan dolar AS yang membuat perang dagang jenis baru.

Sisi beli emas dapat muncul lagi pada hari ini karena tren perang dagang bisa memunculkan situasi aksi safe haven dolar AS lagi mendengar rencana balasan China terhadap tarif AS. Kemungkinan pasar masih akan menmberikan reaksi negatif jepang rilis data core pce AS, data patokan inflasi bagi the Fed.

Sebetulnya sisi perang dagang yang mendatangkan inflasi kadang akan membuat dampak kurang bagus ke emas karena ketika inflasi meninggi, investor melihat kenaikan suku bunga the Fed makin mudah naik sehingga ini jalan buruk bagi emas. Jika data core pce naik, tentu akan membuat emas untuk sementara terkoreksi lagi jelang Fed meeting.

Namun poin penting hari ini selain data core pce, yaitu bank sentral Jepang juga akan menentukan kebijakan moneternya, dengan perkiraan akan ada perubahan rencanan kerja. Jika memang ada perubahan, kemungkinan besar harga emas tidak akan menarik karena investor akan beralih ke pasar uang untuk sementara.

(Sumber: Analis JAVAFX)
Author : Adhi Gunadhi

Latest Articles

Gold Di Prediksi Menuju 1725 Jika Break Down 1800

Kemungkinan pergerakan Gold hari ini sama seperti kemarin dan lusa yang bergerak di kisaran level 1800-1818. Tapi jika hari ini terjadi break...

Presiden Xi dijadwalkan buka China-ASEAN Expo

Presiden China Xi Jinping dijadwalkan membuka China-ASEAN Expo yang digelar di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi, Jumat. Dalam kesempatan tersebut Xi akan menyampaikan sambutan pembukaan melalui...

WHO sebut vaksin dapat kendalikan COVID pada 2021

Pakar kedaruratan terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (26/11) menyebutkan bahwa penggunaan vaksin COVID-19 dapat memungkinkan dunia mengendalikan penyakit tersebut tahun depan. "Kehidupan yang...

Trump akan tinggalkan Gedung Putih jika Electoral College pilih Biden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (26/11) mengatakan akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College memilih presiden terpilih dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dalam...

Menlu China Puji Hubungan Beijing-Seoul di Tengah Ketegangan dengan AS

Diplomat tertinggi China, Kamis (26/11), menekankan pentingnya hubungan bilateral saat bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi di Korea Selatan, di mana ada kekhawatiran yang berkembang...

Trump Berikan Pengampunan Hukuman Lebih Sedikit Dibanding Presiden Sebelumnya

Alih-alih sikap kontroversial Presiden AS Donald Trump ketika memberikan pengampunan, termasuk kepada mitranya Michael Flynn, minggu ini; dibanding pendahulunya dalam satu abad terakhir, Trump...

Penurunan Harga Emas Mungkin Berlanjut Karena Harapan Stimulus Fed Terurai

Harga emas sedang menderita kerugian setelah meluncur ke level terendah dalam lebih dari empat bulan. Logam mulia ini jatuh karena perkembangan optimism...

Risalah ECB, Covid dan stabilnya Harga Emas Menjadi Perhatian Pasar

JAVAFX - Sejumlah sentiment fundamental layak diperhatikan pasar dalam perdagangan hari Kamis (26/11/2020). Dolar AS masih mencoba untuk bertahan terhadap mata uang...

Ini Alasan Harga Emas Bisa Ke $ 5000

JAVAFX - Harga emas jatuh di tengah pandemi yang liar, ketidakpastian ekonomi dan pemilu, dimana sebelumnya sejumlah bank-bank besar memperkirakan harga emas...

Bank of America : Musim Panas Nanti, Harga Minyak Bisa Ke $60

JAVAFX - Harga minyak mentah Brent bisa mencapai $ 60 per barel pada musim panas mendatang karena meredanya aturan pembatasan perjalanan, demikian...

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Biden Nominasikan Kerry Sebagai Utusan Khusus Presiden Urusan Iklim

Tim transisi presiden terpilih AS Joe Biden pada Senin (23/11) mengatakan, mantan Menteri Luar Negeri John Kerry akan diangkat sebagai utusan khusus presiden urusan...

Gedung Putih izinkan Biden terima laporan intelijen

Gedung Putih akhirnya mengizinkan Presiden terpilih Joe Biden untuk menerima laporan intelijen harian, menurut pejabat pemerintah pada Selasa (24/11). Keputusan ini menandakan bahwa Biden akan...

Trump akan tinggalkan Gedung Putih jika Electoral College pilih Biden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (26/11) mengatakan akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College memilih presiden terpilih dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dalam...

Presiden China Xi sampaikan selamat kepada Biden

Presiden China Xi Jinping pada Rabu (25/11) memberi selamat kepada Joe Biden karena menang pemilihan presiden Amerika Serikat 3 November. Xi menyuarakan harapan bahwa kedua...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502