PM Jepang Kishida akan kunjungi AS pada Januari untuk bertemu Biden

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berencana untuk mengunjungi Amerika Serikat pada Januari 2023 untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Joe Biden, kata sumber pemerintah Jepang pada Kamis (24/11).

Upaya untuk memperkuat aliansi keamanan bilateral Jepang-AS kemungkinan akan menjadi agenda utama dari pertemuan Kishida dan Biden.

Kunjungan Kishida ke AS dijadwalkan pada 7-9 Januari, atau sekitar tanggal itu, yang merupakan kunjungan pertamanya ke Washington sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang pada Oktober 2021.

PM Kishida juga memikirkan untuk melakukan tur Eropa pada pertengahan Januari yang akan membawanya ke resor ski Davos di Swiss untuk menghadiri forum ekonomi internasional, kata sumber pemerintah Jepang itu.

Menurut sumber tersebut, selama pembicaraan dengan Biden, Kishida diharapkan menjelaskan rencana pemerintahnya untuk “secara fundamental” meningkatkan kemampuan dan anggaran pertahanan Jepang dengan harapan mempererat aliansi kedua negara pada saat ketegangan regional meningkat.

Pertemuan Kishida-Biden kemungkinan akan membahas sejumlah revisi yang direncanakan Jepang untuk tiga dokumen pertahanan utamanya pada akhir tahun ini, termasuk Strategi Keamanan Nasional, yang memberikan panduan tentang kebijakan diplomatik dan keamanan jangka panjang negara itu.

Tokyo dan Washington juga mempertimbangkan untuk mengadakan pembicaraan keamanan “two-plus-two” antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan mereka di Washington pada pertengahan Januari 2023.

Selanjutnya, Kishida juga bermaksud meminta kerja sama dari Biden untuk mensukseskan Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok Tujuh (KTT G7) yang akan diselenggarakan Jepang di Hiroshima pada Mei 2023.

Kishida sebelumnya adalah seorang anggota parlemen yang mewakili daerah pemilihan di kota Jepang barat, yang hancur oleh bom atom pertama AS pada hari-hari terakhir Perang Dunia II pada 1945.

Kishida dan Biden terakhir kali mengadakan pembicaraan tatap muka di sela-sela serangkaian pertemuan terkait Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kamboja pada awal November.

Dalam kunjungan ke Eropa, Kishida diperkirakan akan menyampaikan pidato tentang kebijakan ekonominya di forum Davos, sambil mengatur rencana untuk mengunjungi negara-negara G7 lainnya.

Jepang sedang mengupayakan koordinasi keamanan yang lebih kuat dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada awal Oktober 2022 rudal balistik Korut terbang di atas kepulauan Jepang untuk pertama kalinya sejak 2017.

Ketegangan juga meningkat di Taiwan sejak militer China mengadakan latihan besar-besaran di sekitar pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi berkunjung ke Taipei pada Agustus.

Ketua DPR merupakan pejabat tertinggi ketiga di Amerika Serikat.

Presiden China Xi Jinping tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya.

Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsi pemberontak.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.