Javafx.co.id-GBP/USD menemukan minat beli baru di atas level 1,3500 pada awal sesi Eropa hari Selasa. Penguatan ini didorong oleh data ketenagakerjaan Inggris yang lebih baik dari perkiraan, di mana tingkat pengangguran secara tak terduga turun menjadi 4,9% dalam tiga bulan hingga Februari, lebih rendah dari proyeksi 5,2% dan juga turun dari angka sebelumnya sebesar 5,2%. Data yang positif ini memberikan dorongan tambahan bagi penguatan Pound Sterling.
Meski demikian, pasangan GBP/USD sempat mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan turun hingga menyentuh level 1,34818 sebelum akhirnya memangkas penurunannya. Kondisi pasar tenaga kerja Inggris yang masih solid, tercermin dari data perubahan tenaga kerja, menjadi faktor penopang yang membantu menahan pelemahan lebih lanjut.
Memasuki sesi AS, pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Jika data yang dirilis lebih kuat dari perkiraan, maka GBP/USD berpotensi kembali tertekan.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik masih menjadi perhatian, khususnya terkait blokade AS terhadap kapal tanker Iran yang masih berlangsung. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai waktu perundingan lanjutan, meskipun kesepakatan gencatan senjata dijadwalkan berakhir pada hari Rabu.
Trading aja dulu
diJAVAaja




