Pound Sterling Menguat Jelang Keputusan Bank Sentral Inggris

JAVAFX – Pound sterling menguat jelang keputusan bank sentral Inggris pada perdagangan sesi Asia siang ini dimana arah pergerakan ini memang belum besar karena investor akan melihat apakah benar bank sentral Inggris menunda perubahan kebijakan moneternya nanti Agustus, ataukah ada kejutan baru nanti malam.

Secara umum dolar AS masih bergerak mengalami tekanan dari mata uang Inggris, tapi tipis, dan sejauh ini juga GBPUSD untuk sementara sedang berada di level 1.3561 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 1.3544. USDJPY untuk sementara berada di level 109,71 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 109,73. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7468 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7454.

Pound bergerak dengan sisi koreksi kepada dolar AS dalam beberapa hari perdagangan sebelumnya, di mana investor sedang was-was dengan kelanjutan cerita dari kinerja ekonomi Inggris, masih bisa pulihkah, ataukah akan lebih tenggelam lagi pada kuartal ini. Data produksi manufaktur Inggris akan menjadi tonggak awalan bagaimana kinerja ekonomi Inggris selanjutnya.

Memang dalam pertemuan suku bunga the Fed sebelumnya tidak merubah kebijakan suku bunganya, akan tetapi terungkap dalam wacananya bahwa bank sentral AS ini masih mempunyai kemampuan menaikkan suku bunganya kembali pada tahun ini karena inflasi AS terus menanjak dan diikuti dengan ketatnya tenaga kerja AS sehingga pertumbuhan ekonomi di AS juga masih di atas angka 2%.

Bahkan ketua the Fed sendiri menyarankan investor untuk mulai paham dan tidak panik di mana AS sangat membutuhkan suku bunga yang lebih tinggi agar perekonomiannya tidak memanas. Beda dengan Inggris, inflasinya jauh di atas target bank sentral sehingga sisi pertumbuhan ekonominya terus menurun, apalagi beberapa data pendukung pertumbuhan seperti data penjualan eceran dan data tenaga kerjanya terus memburuk, sehingga Gubernur Bank of England Mark Carney langsung angkat bendera putih bahwa paket normalisasi kebijakan moneternya baru bisa dilakukan di beberapa tahun mendatang.

Nanti malam BoE akan menentukan kebijakan moneternya, dan menurut hasil survei Reuters terakhir bahwa kemungkinan besar suku bunga Inggris akan ditunda kenaikannya hingga Agustus nanti.

Penulis: Adhi Gunadhi
Sumber Berita: Reuters, Bloomberg, Investing, Javafx.co.id, Dailyfx
Sumber gambar: Bloomberg

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.