Rekor Harga Emas, 5 Bulan Turun Beruntun

Emas menuju penurunan bulanan kelima berturut-turut, penurunan terpanjang dalam empat tahun, karena pidato pejabat Federal Reserve mengindikasikan bank sentral akan menjaga kebijakan moneter ketat untuk beberapa waktu. Logam ini secara singkat memangkas kerugian pada hari Rabu (01/09/2022) karena greenback jatuh kembali setelah ADP Research Institute menunjukkan perusahaan-perusahaan AS memiliki kenaikan gaji swasta terkecil sejak awal 2021.

Emas telah memperpanjang penurunan sejak pidato minggu lalu oleh Ketua Fed Jerome Powell, yang menekankan komitmen bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Emas sekarang turun lebih dari 6% pada tahun 2022, setelah mendekati rekor tertinggi ketika invasi Rusia ke Ukraina memicu permintaan untuk aset surga.

Pejabat lain juga memberikan nada hawkish yang sama. Kepala Fed New York John Williams mengatakan suku bunga Selasa mungkin perlu naik di atas 3,5% di beberapa titik untuk menahan tekanan harga. Secara terpisah, Presiden Fed Richmond Thomas Barkin mengatakan bank sentral akan “melakukan apa yang diperlukan” untuk mengekang inflasi.

Sementara itu, mitranya dari Fed Atlanta, Raphael Bostic menyebut tugas untuk mengekang inflasi “tak tergoyahkan,” tetapi juga mengatakan dia akan terbuka untuk memutar kembali laju kenaikan jika harga mendingin.

Para pejabat tersebut tidak jelas tentang seberapa besar langkah kebijakan mereka pada pertemuan keputusan suku bunga pada bulan September. Ada tanda-tanda baru kekuatan ekonomi, dengan pembukaan lapangan kerja dan ukuran kepercayaan konsumen melampaui perkiraan, menunjukkan kekuatan dalam permintaan rumah tangga dan tenaga kerja yang berisiko mempertahankan tekanan inflasi dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga 75 basis poin ketiga berturut-turut.

Laporan ketenagakerjaan nasional ADP Research Institute menunjukkan 132.000 pekerjaan ditambahkan pada Agustus, jauh lebih rendah dari perkiraan median ekonom. Data akan diingat menjelang laporan nonfarm payrolls pemerintah pada hari Jumat.

Harga emas di pasar spot siap menuju penurunan hari keempat berturut-turut, 0,8% turun menjadi $1.710,09 per ounce di New York setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 21 Juli. Emas siap untuk berakhir turun 3% pada Agustus. Emas berjangka turun 0,6% menjadi menetap di $1.726,20 di Comex di New York.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.