Resiko Harga Turun Menghadang Emas Dalam Pekan Mendatang

JAVAFX – Anna Golubova, analisa emas di Kitco memberikan pandangannya mengenai resiko perdagangan emas dalam sepekan mendatang. Menurutnya risiko terbesar untuk emas minggu depan bisa jadi bersumber dari laporan ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari yang diperkirakan untuk November.

Gold Trading

Sebagaimana diberitakan bahwa konsensus pasar menyerukan agar ekonomi AS bisa menambah 183.000 pekerjaan baru pada bulan November. Tetapi jumlah yang lebih besar diharapkan datang setelah para pekerja GM kembali bekerja dari pemogokan mereka.

Hal ini sebagaimana pendapat Michael Pearce dari The Capital AS, yang menyatakan bahwa  “Non-farm payrolls… [akan] tersanjung oleh kembalinya pekerja GM yang mogok. Kami tidak akan mengambil terlalu banyak kenyamanan dari itu, karena keuntungan baru-baru ini tampaknya akan direvisi turun tajam dalam revisi benchmark tahunan mendatang, sementara bukti survei menunjukkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja memburuk, “katanya.

Sebagian analis memandang netral perdegarakan harga emas dalam pekan mendatang. Namun tetap perlu mewaspadai data makro AS, yang dapat mengejutkan pasar dan membawa peluang pembelian baru bagi pedagang emas. Sebagaimana data aktifitas sektor manufaktur oleh ISM dan angka pekerjaan minggu depan yang berpotensi dapat menyebabkan guncangan harga. Emas bahkan bisa saja turun ke $ 1.425 per ounce.  Tapi, pada saat itu terjadi justru akan membuka peluang beli pada emas. Pasalnya, sebagian besar melihat bahwa perekonomian AS di 2020 masih akan melemah. Ini berarti harga emas memiliki prospek yang menjanjikan dalam jangka menengah hingga panjang.

Minggu ini, para pialang sudah melihat angka PDB Q3 yang lebih baik dari perkiraan sebesar 2,1% versus proyeksi pertumbuhan 1,9% dan klaim pengangguran AS yang positif mengejutkan, yang turun 15.000. Juga, pesanan barang tahan lama A.S. mengejutkan di sisi atas, naik 0,6% pada Oktober, naik dari penurunan 1,4% yang direvisi September.

Pandangan bullish pada harga emas dalam jangka menengah, berada dalam kisaran harga $ 1.400 – $ 1.500. Dimana $ 1.450 telah menjadi level support yang besar untuk emas, tetapi jika ini di rusak, harga emas bisa menyelam ke $ 1.412 dan $ 1.400. Sebaliknya kenaikan harga emas akan diuji pada level resistensi kritis di $ 1.500 dan kemudian $ 1.517.

Potensi meledaknya emas dalam waktu dekat adalah saat pemilihan di AS, proses impeachment AS, dan sentimen pasar umum. Secara teori, memang tidak ada hubungan antara harga emas dan Brexit sama sekali, namun pada saat-saat seperti itu ketika ada terobosan atau kekurangan dalam hal Brexit ketika kita melihat harga emas bereaksi. (WK)