Risalah ECB, Covid dan stabilnya Harga Emas Menjadi Perhatian Pasar

JAVAFX – Sejumlah sentiment fundamental layak diperhatikan pasar dalam perdagangan hari Kamis (26/11/2020). Dolar AS masih mencoba untuk bertahan terhadap mata uang utama dan emas setelah Fed menunjukkan lebih banyak keterbukaan untuk memperluas skema pembelian obligasi, kasus COVID-19 terus meningkat dan sebagian besar data menunjukkan kelemahan baru. Risalah ECB menonjol pada Hari Thanksgiving.

Risalah Rapat FOMC – Federal Reserve mendedikasikan banyak waktu dalam pertemuannya baru-baru ini untuk membahas bagaimana program Pelonggaran Kuantitatif dapat berkembang. Meskipun dokumen tersebut tidak menunjukkan dorongan untuk melakukan tindakan dalam waktu dekat, tampaknya bank sentral dunia sedang bersiap-siap untuk mengambil tindakan dan itu membuat dolar tidak bergerak.

Menjelang liburan Thanksgiving, AS akan merilis sejumlah besar angka ekonomi. Sementara beberapa angka seperti Pesanan Barang Tahan Lama mengalahkan ekspektasi, klaim pengangguran frekuensi tinggi yang diposting secara berurutan meningkat untuk pertama kalinya sejak Juli. Kekhawatiran tentang perlambatan dapat mendorong The Fed untuk bertindak.

Infeksi virus korona AS, kematian dan rawat inap telah memperpanjang tren kenaikan mengkhawatirkan mereka, dengan yang terakhir mencapai rekor harian untuk hari ke-16 berturut-turut. Gambarannya beragam di Eropa, di mana Jerman terus berjuang dengan beban kasus yang tinggi, sementara Prancis mengalami penurunan.

Bank Sentral Eropa merilis risalah rapatnya pada hari Kamis, dan mereka selanjutnya dapat memperkuat sinyal untuk memperluas skema pembelian obligasi dalam pertemuan Desember. Pembuat kebijakan Italia telah melontarkan gagasan untuk mengampuni sebagian utangnya.

Pembicaraan Brexit menemui jalan buntu dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan dia tidak yakin kesepakatan dapat dicapai. Tidak jelas apakah Kepala Negosiator Uni Eropa Michel Barnier melakukan perjalanan ke London untuk pembicaraan lebih lanjut.

Emas telah mampu stabil dan menjauh dari level $ 1.800. Minyak Mentah WTI telah mengkonsolidasikan keuntungannya sekitar $ 45.

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Presiden terpilih Biden terima dosis kedua vaksin COVID-19 Pfizer

Presiden terpilih AS Joe Biden pada Senin (11/1) menerima dosis kedua vaksin COVID-19, empat minggu setelah dia diberikan suntikan pertama. Biden disuntik dosis kedua vaksin...

Investor Berburu Harga Murah, Emas Rebound

JAVAFX - Harga emas di bursa berjangka dibuka cukup tinggi di awal perdagangan sesi AS pada hari Senin (11/01/2021). Logam Mulia sebagai aset safe-haven...

China Saingi AS sebagai Pemasok Energi Nuklir Terbesar Dunia

Sejumlah pakar menyatakan China bergerak untuk menggantikan Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam produksi dan penjualan pembangkit listrik tenaga nuklir. Ini memberi kesempatan bagi Beijing...

Untuk Kedua Kalinya, DPR AS Makzulkan Trump

DPR AS memulai proses untuk memakzulkan Presiden Donald Trump, yang kedua kalinya sepanjang masa pemerintahannya. Sidang ini dilangsungkan tepat satu minggu setelah para pendukung Trump...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502