Risk Aversion Jelang Pertemuan FOMC, Investor Beralih ke Yen

Mata uang yen Jepang menguat terhadap dollar AS dan mata uang utama lainnya pada perdagangan sesi Asia Senin karena investor yang beralih ke yen untuk menghindari resiko. Pada pekan ini ada sejumlah agenda fundamental yang penting dan akan menggerakan pasar forex yaitu rapat kebijakan  bank sentral AS (FOMC), pertemuan Bank sentral Inggris (BOE) dan bank sentral Selandia Baru (RBNZ). Para investor cenderung menghindari kemungkinan resiko dari pergerakan pasar minggu ini dan beralih ke yen (carry trade).

Yen menguat melawan dollar yang juga saat ini bergerak menguat terhadap mata uang utama lainnya jelang pertemuan kebijakan Fed. The Fed yang diperkirakan akan menaikan suku bunga pada pertemuan minggu ini. Yen Jepang menjadi mata uang alternatif bagi investor yang menghindari resiko gejolak pasar.

Pasangan USDJPY hingga Senin siang terlihat berada di level 105.70 atau turun dari level pembukaan 105.90 dan semakin menjauhi level tertinggi minggu lalu 107.29. Sementara itu EURJPY juga turun ke level 129.65 dari level pembukaan tadi pagi 129.96.

Indeks dollar AS (DXY) sendiri saat ini bergerak di level  90.32 (naik 0.15%) dari level pembukaan tadi pagi. Dollar AS menguat terhadap EUR, GBP dan AUD.

Author : Swendy

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.