Rusia Ancang-ancang Lockdown, Kamera Pengawas Dimanfaatkan Maksimal

Akibat virus Corona ini, pemerintah Rusia berencana melakukan Lockdown untuk memutus rantai penularan penyakit ini. Walikota Moskow, Sergei Soyanin menganjurkan agar para lansia juga bisa tinggal di rumah bahkan tinggal sementara di daerah pedesaan. Sobyanin mengatakan lansia yang berusia lebih dari 65 tahun harus mematuhi aturan tersebut untuk tempo 26 Maret hingga 14 April. Kendati demikian, Sobyanin memastikan warga tetap diperbolehkan untuk keluar rumah untuk ke took dan apotik saat cuaca hangat dengan terlebih dahulu mendaftarkan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Gold Trading

Mengutip AFP, dalam kesempatan tersebut Sobyanin tidak mengungkapkan hukuman yang akan dijatuhkan bagi pensiunan atau lansia yang melanggar aturan tersebut. Bagi lansia yang mematuhi aturan, pemerintah setempat akan memberikan kompensasi sebesar 4.000 rubel atau sekitar Rp826 ribu. Anak muda juga diminta untuk membatasi komunikasi dengan orang tua untuk mencegah penyebaran virus corona dan membantu para lansia hidup mandiri.

Hingga Senin (23/3) Rusia mencatat 438 kasus, atau bertambah 71 pasien yang terinfeksi virus corona dengan satu orang meninggal. Sekitar 16 pasien dinyatakan sembuh. Sebagian besar kasus pandemi corona diketahui menyebar di Moskow.

Untuk mengawasi kebijakan ini jika terjadi lockdown, pemerintah Rusia memanfaatkan kamera pengenal wajah yang punya peran penting dalam memerangi virus corona di Moskow. Sekitar 100 ribu kamera dihubungkan dengan sistem kecerdasan buatan yang dapat mengidentifikasi identitas warga. Kepolisian setempat akan mendenda warganya jika ketahuan menyelinap keluar rumah dan dapat mengakibatkan hukuman penjara 5 tahun.