Technical Update 11 April 2018

Perdagangan Pasar Wall Street

Instrument :

  • Forex : USDCHF, NZDUSD, USDCAD
  • Komoditas : Emas (XAUUSD, GOLD)

Malam ini, data pertumbuhan inflasi konsumen AS telah melambat di bulan Maret. Dalam laporan resmi yang dirilis oleh Bureau of Labor Statics menyebutkan bahwa inflasi konsumen AS mengalami penurunan sebesar 0.1% di bulan Maret setelah naik 0.2% di bulan Februari.

USDCHF

Pergerakkan yang tersaji dalam timeframe H1, kegagalan menembus resisten dua telah memicu pasangan USDCHF terkoreksi turun sejenak. Namun kemunculan fractal kembali membuka peluang tren bullish USDCHF berlanjut dengan menguji kembali resisten dua pada level 0.95921. Apabila target resisten kedua berhasil ditembus, maka USDCHF berpotensi mengusik resisten tiga di level 0.96060. Sebaliknya, jika koreksi turun berlanjut, maka USDCHF berpotensi turun menuju support pertama di level 0.95575, support dua di level 0.95412, dan support tiga di level 0.95327.

NZDUSD

Pergerakkan yang tersaji dalam timeframe H1, NZDUSD terlihat mengalami koreksi sejenak setelah sempat menembus resisten pertama di level 0.73616. Jika tren bearish berlanjut, maka NZDUSD berpeluang mengusik support pertama di level 0.73436, support dua di level 0.73364, dan support tiga di level 0.73295. Sebaliknya, apabila NZDUSD melanjutkan penguatannya diprediksi akan menguji kembali resisten dua di level 0.73684 dan dilanjutkan ke resisten tiga di level 0.73749.

 

USDCAD

Pergerakkan yang tersaji dalam timeframe H1, USDCAD terlihat berlum berhasil menembus resisten pertama pada level 1.26177. Kegagalan USDCAD menembus resisten pertama berpeluang menekan menuju support pertama di level 1.25540(level terendah 20 Februari), support dua di level 1.25230(level terendah 19 Februari), dan 1.24538(level terendah 16 Februari). Sebaliknya potensi rebound USDCAD akan bergerak kembali menuju resisten pertama di level 1.26177, resisten dua di level 1.26887, dan resisten tiga di level 1.27907.

GOLD

Dari pantauan pergerakkan Gold pada timeframe daily, harga emas berpeluang mengusik level tertinggi bulan Maret lalu di 1356.70. Potensi penguatan selanjutnya akan bergerak menuju level tertinggi 2 bulan bahkan sampai 3 bulan di area 1361.60-1365.80.

Indikator WPR yang meranjak naik dekat zona “overbought” pada level -20.53 juga terlihat mendukung tren penguatan Gold saat ini.

Untuk mendapatkan free signal trading, analisa market mingguan, full support langsung dari analis,
Hubungi JAVAFX :
Phone / WhatsApp : 082116448874
Apakah Anda membutuhkan informasi Training JAVAFX, Introducer Broker – IB, belajar forex, teknikal forex, signal forex, strategi forex dan analisa forex untuk melakukan transaksi trading forex, trading emas, trading oil, trading index minggu ini? Segera Hubungi Analis JAVAFX

Author : Aditya A.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.