Analisa Fundamental, Upaya Penguatan Dolar AS Berhenti Sejenak

JAVAFX – Upaya penguatan dolar AS sejenak terhenti ketika sentimen konsumen di negeri Paman Sam tengah mengalami penurunan, ini mengakibatkan ruang gerak bagi rival greenback untuk membukukan keuntungan.

Indikasi pelemahan tersebut berasal dari sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Conference Board yang menyebutkan bahwa indeks kepercayaan konsumen AS tengah mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 117.9 di bulan Mei, dari level 119.4 di bulan April. Ternyata hasil tersebut juga diluar perkiraan sebelumnya, dimana para ekonom memperkirakan indeks kepercayaan konsumen AS akan naik menjadi 120.1 di bulan Mei.

Seketika laporan tersebut diberitakan, tekanan yang dialami dolar AS terus berlanjut hingga penutupan sesi perdagangan pada hari Selasa kemarin. Pada indeks dolar AS, yang memperlihatkan performa greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpaksa ditutup turun pada level 97.21 setelah dibuka di level 97.61.

Di sisi lain, pelemahan yang dialami oleh dolar AS tersebut belum mampu memberikan peluang bagi harga komoditas untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh komentar hawkish dari pejabat The Fed yang memungkinkan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan depan. Akibatnya, pergerakan harga emas yang sempat melambung ke level tinggi 1 bulan itu harus terhenti. Di sesi sebelumnya, harga emas kontrak Juni telah ditutup turun pada level $1.262.10 per troy ounce di Comex, AS.

Sedangkan saat ini untuk sentimen pasar blackgold sendiri tengah menanti hasil laporan cadangan minyak AS pada hari Kamis besok. Selain itu, pergerakan harga minyak juga tengah dibayangi tekanan pelemahan ketika investor merasa kecewa terhadap keputusan produsen minyak belakangan ini. Meski OPEC telah menyetujui untuk memperpanjang kontrak pemangkasan produksi hingga Maret 2018, namun kekecewaan investor muncul ketika mereka (OPEC) enggan untuk memperbesar kuota pemangkasan produksi saat ini.

Kemarin, harga minyak WTI kontrak Juli telah ditutup turun pada level $49.66 per barel setelah dibuka pada level $49.93 per barel di NYMEX, AS. Pada pergerakan minyak Eropa, Brent Oil kontrak Agustus juga ditutup turun pada level $51.48 per barel setelah dibuka pada level $52.25 per barel di ICE Futures Europe exchange, London.

Sementara itu, atensi pasar pada hari Rabu(31/5/2017) tengah berfokus kepada laporan PMI Chicago dan penjualan rumah tertunda di wilayah AS. Kedua laporan tersebut dinilai mampu memberikan dampak yang cukup besar bagi pergerakan forex maupun harga komoditas.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.