WHO: Kongo selidiki kasus suspek Ebola

Otoritas kesehatan Republik Demokratik Kongo sedang menyelidiki satu kasus suspek Ebola di wilayah timur negara tersebut, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (20/8).

Pada Senin (15/8), seorang wanita berusia 46 tahun meninggal di Kota Beni, salah satu episentrum wabah Ebola selama 2018-2020 yang menewaskan hampir 2.300 orang.

Semula ia dirawat karena penyakit lain, namun kemudian menunjukkan gejala yang mirip dengan Ebola, kata WHO lewat pernyataan.

Hutan tropis yang lebat di Kongo menjadi reservoir alami bagi virus tersebut, yang menyebabkan demam, nyeri badan, dan diare.

Kongo telah mencatat 14 wabah sejak 1976.

Pada akhir Juli, otoritas menyatakan bahwa wabah terakhir Ebola, di Kongo barat laut, yang telah menelan lima korban jiwa telah usai.

Gerakan vaksinasi Ebola dimulai di Kongo

Indonesia
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on 27/06/2022 1:32 AM 27/06/2022 1:32 AM
Seluruh Dunia
21,851,811
Total Kasus Aktif
Updated on 27/06/2022 1:32 AM 27/06/2022 1:32 AM

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.