PDB China Bisa Turun 1% Karena Corona

JAVAFX – Dalam 24 jam terakhir, korban meninggal bertambah 108 orang. Total korban meninggal akibat wabah Corona Wuhan (NCOV) ini mencapai 1.016. Melampui korban SARS, yang juga berasal dari virus Corona pada 2002-2003. Jumlah korban yang baru terkonfirmasi sebanyak 2.478, turun dari sebelumnya yang mencapai 3.062. Total korban yang terkonfirmasi saat ini mencapai 42.638 di China. Sementara 60 Juta warga masih di “karantina”.

Gold Trading

Dalam sebuah komentar yang diterbitkan di surat kabar 21st Century Business Herald pada hari Selasa (11/02/2020), Zeng Gang, Wakil Ketua Institut Nasional untuk Keuangan dan Pembangunan, sebuah think tank pemerintah China, mengatakan bahwa wabah coronavirus dapat memangkas tingkat pertumbuhan ekonomi setahun penuh negara sebanyak 1 poin persentase pada tahun 2020.

Menurut Zeng, dampak epidemi ini terhadap ekonomi pada kuartal pertama diperkirakan berimbang. Saat ini, berdasarkan asumsi skenario yang berbeda, para peneliti memperkirakan dampak negatif epidemi terhadap pertumbuhan PDB setahun penuh berada di kisaran 0,2% hingga 1%.

Dijelaskan olehnya bahwa dalam jangka pendek, epidemi akan berdampak pada aktivitas ekonomi sebagai sesuatu yang tidak dapat diabaikan, terutama karena industri tersier dan perusahaan kecil dengan arus kas yang ketat menghadapi tekanan yang lebih besar. Kesulitan bagi perusahaan kecil dapat mendorong kenaikan kebangkrutan dan mendorong tingkat pengangguran pada kuartal pertama, jelasnya.

Situasi ketenagakerjaan tidak optimis. Ini juga akan menimbulkan tantangan serius bagi tujuan kebijakan makro ‘utamakan ketenagakerjaan’, pungkasnya.