Analisa Fundamental, 15 Mei 2017

JAVAFX – Pekan lalu, dolar AS masih berhasil membukukan kenaikan mingguan terhadap beberapa mata uang utama dunia meski harus rela ditutup lebih rendah pada hari Jumat pasca dirilisnya laporan inflasi dan penjualan ritel.

Dalam sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional menyebutkan bahwa pertumbuhan inflasi konsumen di wilayah AS mengalami kenaikan 0.2% di bulan April setelah turun 0.3% di bulan Maret. Sedangkan pada basis tahunan, pertumbuhan inflasi konsumen AS telah melambat dengan naik 2.2% di bulan April setelah naik 2.4% di bulan Maret.

Di waktu yang bersamaan, Biro Sensus melaporkan bahwa penjualan ritel di wilayah AS naik 0.4% di bulan April setelah naik 0.1% di bulan Maret. Akan tetapi, dalam basis tahunannya pertumbuhan penjualan ritel AS telah melambat, yang mana hanya naik 4.5% di bulan April setelah naik 5.2% di bulan Maret. Pada penjualan ritel di luar kategori kendaraan bermotor, telah mengalami kenaikan sebesar 0.3% di bulan April setelah naik 0.3% di bulan Maret.

Selang 90 menit kemudian, sebuah laporan resmi yang dirilis oleh University of Michigan melaporkan bahwa indeks sentimen konsumen AS telah mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 97.7 di bulan April setelah 97.0 di bulan Maret.

Mengawali perdagangan minggu ke tiga di bulan Mei ini, atensi pasar dalam waktu dekat tengah tertuju kepada laporan hasil indeks manufaktur New York dan dilanjutkan dengan kebijakan moneter Bank Sentral Australia, pertumbuhan inflasi Inggris, dan pertumbuhan pasar properti AS pada hari Selasa besok.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.