Bank of America : Harga Emas Bisa Kembali Di Atas $1.900 Pada Kwartal Empat

JAVAFX – Meskipun ancaman inflasi terus mendukung harga emas, logam mulia berjalan di jalur sempit dengan potensi kebijakan moneter yang lebih ketat menjaga pasar tetap sejalan, menurut analis di Bank of America. Dalam sebuah laporan yang diterbitkan Kamis (08/07/2021), bank memangkas sebagian besar perkiraannya untuk logam mulia ini.

Mereka menilai bahwa harga rata-rata emas di tahun ini adalah $1.828, turun 0,8% dari perkiraan mereka sebelumnya. Bank melihat harga emas bisa kembali di atas $ 1.900 per ounce pada kuartal keempat.

Pada saat yang sama, bank juga menurunkan perkiraan peraknya. Para analis melihat harga perak rata-rata tahun ini sekitar $27,71 per ounce, turun 3,9% dari perkiraan sebelumnya. Para analis menambahkan bahwa mereka menyukai perak daripada emas ke depan.

“Emas terus menginjak garis tipis antara tingkat dan inflasi, sementara perak harus mendapat manfaat dari percepatan pertumbuhan. Perak lebih disukai karena meningkatnya permintaan panel surya dan pertumbuhan aplikasi listrik,” kata para analis.

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.