Biden, Bennet Dijadwalkan Untuk Pembicaraan Pertama di Gedung Putih

PM Israel Naftali Bennett dijadwalkan mengunjungi Gedung Putih hari Kamis (26/8) untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden AS Joe Biden mengenai Iran, isu-isu keamanan dan pandemi virus corona.

Pertemuan ini akan menjadi yang pertama kali bagi kedua pemimpin untuk berbicara langsung, sejak Bennett menjadi perdana menteri pada Juni lalu.

“Ini merupakan kesempatan bagi perdana menteri untuk mendengar langsung dari presiden mengenai komitmen kuatnya terhadap keamanan dan pertahanan diri Israel, dan mendukung kebutuhan pertahanan Israel,” kata seorang pejabat senior pemerintahan Biden kepada wartawan sebelum pertemuan itu.

Pejabat itu mengatakan berakhirnya keterlibatan militer AS di Afghanistan akan membebaskan lebih banyak sumber daya dan perhatian untuk prioritas lainnya, termasuk hubungan dengan Israel.

Akan menjadi fokus utama pembicaraan itu adalah Iran, baik mengenai program nuklirnya maupun apa yang disebut pejabat itu “aktivitas destabilisasi negara itu di kawasan.” “Program nuklir Iran baru saja lepas kendali secara dramatis, dan ini semakin cepat dari minggu ke minggu.

Ini adalah masalah yang sangat serius, dan kedua pemimpin, menurut saya, akan memiliki kesempatan untuk duduk bersama dan membahas apa yang harus dilakukan mengenai hal tersebut,” kata pejabat tersebut.

AS dan Iran telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan tidak langsung mengenai bergabung kembali dengan perjanjian internasional 2015 yang membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pelonggaran sanksi-sanksi.

Perjanjian itu dicapai di tengah-tengah kekhawatiran Iran sedang berusaha membuat senjata nuklir, yang dibantah negara tersebut.

Mantan Presiden Donald Trump menarik keluar AS dari perjanjian itu pada tahun 2018, dan Iran selanjutnya mengambil langkah-langkah yang menjauh dari komitmennya, termasuk meningkatkan cadangan uranium diperkaya dan memperkaya materi itu ke kadar kemurnian yang lebih tinggi.

“Saya akan memberitahu Presiden Biden bahwa sekaranglah waktunya untuk menghentikan Iran, tidak memberi mereka bantuan dalam bentuk kembali ke perjanjian nuklir yang kedaluwarsa,” kata Bennett pada hari Minggu lalu.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.