Citi : Harga Minyak Bisa $ 60 Akhir 2021

JAVAFX – Harga minyak akan naik menjadi $ 60 per barel pada akhir tahun depan karena kelebihan pasokan akan ditarik turun pada saat itu, menurut Citigroup, yang merupakan bullish pada minyak.

Pertumbuhan ekonomi akan menyebabkan permintaan minyak global kembali ke tingkat sebelum virus korona pada akhir 2021, kepala penelitian komoditas global Citi Ed Morse mengatakan kepada Bloomberg dalam sebuah wawancara.

Menurut Citigroup, harga minyak mentah Brent – yang merosot di bawah $ 40 per barel pekan lalu di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang permintaan – ditetapkan ke rata-rata sekitar $ 55 per barel tahun depan dan pulih ke $ 60 per barel pada akhir 2021. Minyak Mentah WTI – di $ 37 awal pada hari Senin – diperkirakan akan melonjak menjadi $ 58 per barel pada akhir tahun depan.

Bank besar lainnya, Goldman Sachs, juga memperkirakan harga akan mencapai $ 60 per barel dan bahkan lebih tahun depan. Goldman Sachs memperkirakan Brent Crude akan mencapai $ 65 per barel pada kuartal ketiga 2021, meskipun itu bisa mengakhiri tahun lebih rendah, pada $ 58 per barel.

Goldman Sachs juga memperkirakan West Texas Intermediate akan rally menjadi $ 55,88 per barel pada kuartal ketiga tahun depan, naik dari $ 51,38 per barel pada perkiraan sebelumnya, Business Insider melaporkan. “Ada kemungkinan yang berkembang bahwa vaksin akan tersedia secara luas mulai musim semi mendatang, membantu mendukung pertumbuhan global dan permintaan minyak, terutama jet,” kata analis Goldman.

Bank investasi lebih bullish tentang tahun depan, tetapi pedagang minyak bearish tentang jangka pendek. Salah satu pedagang independen teratas, Trafigura, mengharapkan pasar yang “padat pasokan” hingga akhir tahun ini, dengan inventaris meningkat pada akhir tahun 2020 karena pemulihan permintaan terhenti.

Pasar akan menjadi lebih buruk sebelum membaik. Kelebihan pasokan di pasar mencapai titik di mana menyewa kapal tanker untuk penyimpanan terapung menjadi menguntungkan. Pekan lalu, muncul laporan bahwa pedagang minyak utama dunia telah mencarter lusinan supertanker karena berpotensi menyimpan minyak di laut di tengah tanda-tanda bahwa pemulihan permintaan terhenti.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

NFP AS Di Prediksi Membaik, Dolar AS Di Prediksi Tetap Turun

Pada malam nanti, jam 19.30, Amerika Serikat akan merilis data tenaga kerjanya yang di prediksi membaik. Hal ini di lihat dari data NFP AS...

Aktifitas Industri Jerman Menggeliat, Pesanan Industri Melonjak

Derasnya arus permintaan dalam negeri untuk barang produk konsumen mendorong terjadinya lonjakan pesanan industri Jerman pada buan Maret. Laporan kali ini bahkan lebih besar dari yang diperkirakan. Data ini semakin mempertegas bahwa produsen di ekonomi terbesar Eropa akan mendukung pemulihan pada kuartal kedua.

Emas Naik, Investor Fokus Laporan Data Tenaga Kerja AS

Emas naik pada Kamis di sesi Asia karena investor menunggu data pekerjaan non-pertanian AS yang akan dirilis Jumat. Emas berjangka naik 0,27% menjadi $...

Harga Emas Menguat, Data NFP Hambat Kenaikan Suku Bunga

Emas perlahan menguat pada hari Senin dan diperdagangkan di dekat level puncak tiga bulan yang dicapai minggu lalu. Kenaikan emas ini menyusul hasil yang mengecewakan pada data pekerjaan AS dan mendukung harapan bahwa suku bunga masih akan rendah untuk beberapa waktu.

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502