Data Penjualan Ritel AS Menghantam Harga Emas

Harga Emas turun dan mengikis keuntungan diawal perdagangan setelah tertekan oleh data penjualan ritel AS yang kuat dan ekspektasi kenaikan suku bunga yang agresif, meskipun melemahnya dolar AS membatasi kerugian. Pada perdagangan emas di bursa berjangka AS hari Selasa (17/05/2022), harga ditutup naik 0,3% pada $1,818,9.

Penjualan ritel AS meningkat kuat di bulan April, menunjukkan permintaan tetap kuat meskipun inflasi tinggi dan meredakan beberapa kekhawatiran bahwa ekonomi sedang menuju resesi. Emas tampaknya berada di bawah tekanan sejak data tersebut. Sentimen pasar logam mulia mulai berubah lebih bearish.

Ini dapat menjadi berita buruk bagi emas untuk bergerak maju dengan beberapa likuidasi yang akan datang, terutama karena Federal Reserve terus mengeluarkan nada hawkish. Bank sentral AS akan “terus mendorong” untuk memperketat kebijakan sampai jelas bahwa inflasi menurun, demikian pernyataan Ketua Fed Jerome Powell di hari Selasa. Ia menambahkan bahwa Fed akan mempertimbangkan untuk bergerak lebih agresif jika inflasi tidak turun dalam “kondisi yang jelas dan aman” sebagai syarat yang meyakinkan.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap lonjakan inflasi, tetapi kenaikan suku bunga diterjemahkan ke dalam biaya peluang yang lebih tinggi untuk menahan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. Sementara itu, dolar mundur, membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.