Dolar Pertahankan Penguatan, Trader Short Covering Jelang Fed Meeting

JAVAFX – Dolar AS mempertahankan penguatannya terhadap mata uang utama dan komoditas pada hari Selasa menyambung dari penguatan sebelumnya pada hari Senin yang didukung pernyataan Presiden AS, Donald Trump. Trump memberikan otoritasnya untuk mengizinkan penggunaan cadangan minyak mentah darurat dalam menanggapi serangan drone pada fasilitas minyak Arab Saudi yang dapat membuat lonjakan harga minyak dunia.

Yen Jepang, franc Swiss, kedua mata uang safe haven tersebut melemah seiring harga minyak yang kembali turun pasca naik signifikan.

Gold Trading

Factor lain yang mendukung dolar adalah keluarnya beberapa taruhan dolar bearish sebelum pertemuan kebijakan Federal Reserve. Para trader secara luas memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar seperempat poin minggu ini atau menjadi pemotongan suku bunga kedua setelah pada pertemuan Juli lalu.

“Pasar ingin melakukan short cover sebelum Fed meeting jika The Fed tidak mau bekerja sama,” kata Scglossberg. Disisi lain, spekulan memangkas taruhan bullish mereka pada dolar, menurut data terbaru dari Commodity Futures Trading Commission.

Jika melihat pada perkiraan analis diatas, maka dolar kemungkinan akan melemah jika Fed memutuskan penurunan suku bunga pada akhir pertemuan FOMC hari Rabu atau Kamis dini hari nanti.

 

 

 

 

 

Swendy