Gaspol, Emas Lanjutkan Kenaikan Seiring Optimisme Damai AS-Iran

0
11
Pasar tunggu perundingan AS - Iran

http://javafx.news – Emas (XAU/USD) masih lanjut ngegas, bergerak impulsif bullish selama tiga hari berturut-turut dan sekarang stabil diatas level $4.700 menjelang sesi Eropa hari Kamis. Harga gold bahkan sempat nyentuh level tertinggi dalam sekitar satu setengah minggu terakhir. Tapi meski vibes-nya masih positif, buyer kelihatan belum terlalu berani all-in karena market masih nunggu kepastian soal potensi damai antara AS dan Iran.

Di sisi lain, penurunan harga emas juga masih cukup tertahan. Penyebabnya? Ekspektasi kalau The Fed bakal makin agresif naikkin suku bunga mulai berkurang, ditambah Dolar AS yang lagi melemah secara umum. Kondisi kayak gini biasanya bikin emas jadi makin menarik buat diburu investor.

Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu kasih sinyal optimis soal negosiasi dengan Iran. Trump bilang perkembangan pembicaraan dalam 24 jam terakhir cukup positif dan peluang tercapainya kesepakatan damai makin besar. Media Axios juga ngelaporin kalau AS dan Iran disebut-sebut udah hampir mencapai deal. Tapi ya, drama geopolitik belum selesai. Media yang berafiliasi dengan Iran langsung ngebantah kabar tersebut dan bilang proposal dari AS masih berisi syarat-syarat yang sebelumnya udah ditolak Tehran. Jadi market masih bingung: ini beneran menuju damai atau cuma wacana sementara?

Selain itu, BBC juga melaporkan kalau Iran lagi meninjau nota kesepahaman dari AS yang isinya pembukaan bertahap Selat Hormuz dan pencabutan blokade terhadap pelabuhan Iran. Tapi di saat yang sama, Trump juga sempat kasih ancaman keras kalau Iran bisa dibom dengan intensitas lebih tinggi kalau gagal mencapai kesepakatan damai. Jadi sentimen market sekarang benar-benar campur aduk. Karena ketidakpastian itu, investor mulai mikir ulang apakah kesepakatan AS-Iran benar-benar bisa kejadian dalam waktu dekat. Apalagi isu utama soal program nuklir Iran masih jadi batu sandungan besar. Hal ini bikin kenaikan harga emas jadi agak tertahan walaupun sentimen safe haven masih ada.

baca juga ;
https://www.javafx.co.id/news/gold-naik-untuk-kembali-longsor-seller-siap-gas

Dari sisi data ekonomi, laporan ADP AS hari Rabu nunjukin kalau tenaga kerja sektor swasta bertambah 109 ribu pada April, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang direvisi turun jadi 61 ribu. Data ini nunjukin ekonomi AS masih cukup kuat walaupun belum merata sepenuhnya.

Sementara itu, berdasarkan CME FedWatch Tool, trader masih ngeliat peluang The Fed bakal naikkin suku bunga lagi sebelum akhir tahun. Ekspektasi ini bikin Dolar AS gak jatuh terlalu dalam dan otomatis membatasi rally emas yang notabene gak punya imbal hasil.

Sekarang market lagi fokus nunggu data Klaim Pengangguran AS mingguan dan pidato beberapa pejabat FOMC yang bisa jadi pemicu gerakan market sesi Amerika nanti malam. Tapi spotlight utamanya tetap ke data Nonfarm Payrolls (NFP) AS hari Jumat nanti. Kalau data tenaga kerja AS hasilnya jauh dari ekspektasi, volatilitas gold bisa makin liar.

#tradingajadulu
#diJAVAaja