Harga Emas Masih Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

JAVAFX – Senin(20/5/2019), harga emas masih berpotensi lanjutkan pelemahan ketika laporan fundamental ekonomi global yang berdampak high impact tengah absen di awal perdagangan minggu ini.

Pada pembukaan perdagangan di sesi Amerika, harga emas terpantau turun 0.01% dengan diperdagangkan pada level $1.275.75 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sejak dibuka di level $1.277.35, saat ini harga emas sendiri telah bergerak menyentuh level low di $1.273.35 dan level high di level $1.278.65.

Gold Trading

Secara historis, sentimen permintaan safe haven emas telah berangsur – angsur turun ketika situasi Perang Dagang antara AS – China dua minggu lalu di nilai pasar sudah tidak memberikan efek yang positif, meski saat itu harga emas sendiri sempat rebound dan menyentuh level psikologis di $1.300.00 per troy ounce.

Di sisi lain, penurunan harga emas juga dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS yang bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Di hari Jumat, indeks sentimen konsumen AS yang mengalami peningkatan juga mempersolid pelemahan harga emas dan mengakibatkan GOLD harus membukukan pelemahan sebesar 0.9% dalam sepekan kemarin.

Dari sisi teknikal, pada minggu ini GOLD berpeluang lanjutkan koreksi turun dengan target support satu terdekat di 1267.33. Apabila dominasi seller terus berlanjut pada minggu ini maka koreksi turun GOLD dapat meraih target support berikutnya di 1256.77 sampai dengan support tiga weekly di 1228.28. Sementara itu, peluang rebound GOLD dapat memacu harga emas naik menuju weekly pivot dengan target resisten satu di 1295.82, resisten dua weekly di 1313.75 dan resisten tiga di 1342.24.