IHSG awal pekan ditutup melonjak, di tengah anjloknya bursa saham Asia

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat di tengah anjloknya bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 46,74 poin atau 0,71 persen ke posisi 6.608,29.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,56 poin atau 1,02 persen ke posisi 950,67.

“Katalis positif hari ini yaitu ditutup sementaranya pintu masuk ke Indonesia bagi WNA yang pernah mengunjungi negara terkonfirmasi varian baru COVID-19 Omicron dan ditingkatkannya kembali masa karantina bagi pendatang dari luar negeri dari sebelumnya 3 hari ke 7 hari,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin.

Sedangkan katalis negatif hari ini yaitu melemah cukup tajamnya indeks di bursa Wall Street dan penurunan harga komoditas yang dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap munculnya varian baru yang menurut dugaan awal lebih berbahaya dibandingkan dengan varian Delta.

Dibuka melemah, IHSG bergerak fluktuatif pada sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih terus berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor infrastruktur naik paling tinggi yaitu 1,59 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor keuangan masing-masing naik 1,2 persen dan 1,19 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor barang konsumen nonprimer turun paling dalam yaitu 0,96 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor barang baku masing-masing turun 0,53 persen dan 0,08 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp1,17 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.496.731 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,68 miliar lembar saham senilai Rp15,31 triliun.

Sebanyak 222 saham naik, 345 saham menurun, dan 107 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 467,7 poin atau 1,63 persen ke 28.283,92, Indeks Hang Seng turun 228,28 poin atau 0,95 persen ke 23.852,24, dan Indeks Straits Times terkoreksi 45,69 atau 1,44 persen ke 3.120,58.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.