Inflasi Inggris Melambat Mendekati Target BoE

Inflasi Inggris tak terduga melambat tajam dan turun menuju target Bank of England 2% bulan lalu. Dimana para ekonom memperkirakan kemungkinan besar terjadi atas kesalahan karena pembukaan kembali ekonomi setelah penguncian yang mendorong harga naik.

Dalam survei Reuters, para ekonom memperkirakan data inflasi harga konsumen resmi Inggris menunjukkan kenaikan 2,3% di Juli menyusul kenaikan 2,5% di Juni.

Sterling menunjukkan sedikit reaksi terhadap angka tersebut karena pasar menilai mereka tidak mungkin mengubah tren kenaikan inflasi dan tidak akan banyak mempengaruhi pembuat kebijakan Bank of England.

Awal bulan ini BoE mengatakan pihaknya memperkirakan akan memperketat kebijakan moneter secara moderat selama tiga tahun ke depan.

Perlambatan inflasi Juli mencerminkan lonjakan harga di bulan yang sama tahun lalu ketika ekonomi Inggris muncul dari penguncian virus corona pertamanya.

Sebelumnya pada awal bulan, bank sentral memperkirakan inflasi akan melonjak hingga 4,0% hingga sekitar akhir tahun, meski BoE tetap pada pandangannya bahwa percepatan inflasi akan bersifat sementara.

Data ONS menunjukkan tanda-tanda berlanjutnya tekanan inflasi pada harga yang dibayar dan dibebankan oleh pabrik.

Biaya output naik pada basis tahunan, kenaikan terbesar di hampir 10 tahun terakhir, meningkat sebesar 4,9% dibandingkan dengan Juli tahun lalu. Biaya input juga naik lebih dari yang diharapkan, melonjak hampir 10%.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.