Intraday Trading Dengan Bollinger Bands®

Intraday trading Bollinger Band® adalah cara yang kurang populer untuk menggunakan indikator Bollinger Band®. Meski demikian, beberapa trader intraday menggunakan Bollinger Band® dalam strategi mereka. Intraday trading dengan Bollinger Bands® akan meletakkan dasar bagi teknik scalping Bollinger Band® untuk trading di pasar forex yang terkonsolidasi selama sesi perdagangan Asia.

Artikel ini membahas:

  • Mengapa trading dengan Bollinger Bands®?
  • Cara menggunakan Bollinger Bands® dalam Intraday trading
  • Kelebihan dan kekurangan trading harian dengan Bollinger Bands®

Artikel ini mengasumsikan bahwa pembaca memiliki pemahaman dasar tentang Bollinger Bands®. Jika Anda menginginkan penyegaran mengenai Bollinger Bands, baca artikel kami sebelumnya mengenai Bollinger Bands® dalam perdagangan forex.

Mengapa Trading Dengan Bollinger Bands®?

Trading dengan Bollinger Bands® memungkinkan trader untuk memilih metode perdagangan yang berbeda di pasar keuangan. Metode ini termasuk Intraday trading, tren, breakout serta menggabungkan indikator Bollinger Band® dengan indikator teknikal lainnya. Kemampuan beradaptasi Bollinger Band® menjadikannya indikator populer yang digunakan oleh trader bahkan pemula sekalipun.

Indikator Bollinger Band® dikembangkan oleh John Bollinger pada 1980-an. Bollinger Bands® fokus pada volatilitas harga yang dapat diterapkan di semua perdagangan pasar keuangan.

Cara Menggunakan Bollinger Bands® Dalam Intraday Trading

Contoh scalping Bollinger Bands ® menggunakan EUR / GBP

Grafik lima menit EUR/GBP di bawah ini menunjukkan sistem scalping Bollinger Band® intraday yang digunakan selama periode volatilitas yang relatif rendah (pita sempit). Gunakan pengaturan standar deviasi 20 periode, 2 untuk sistem ini. Periode ini diambil dari pukul 18:00 – 06:00 GMT setiap hari.

Periode konsolidasi cenderung berulang selama waktu ini menyelaraskan waktu dengan kekuatan strategi. Dalam sistem ini Bollinger Bands® bagian bawah dan atas berfungsi sebagai level support dan resistance .

Pita support mengidentifikasi peluang buy sementara pita resistance mengenali sinyal sell seperti yang ditandai pada grafik. Area ini juga dapat digunakan sebagai level penutupan tergantung pada arah perdagangan. Strategi sederhana ini memberikan metode lain yang berguna tentang bagaimana Bollinger Band® dapat digunakan dalam situasi yang berbeda.

Kelebihan Dan Kekurangan Intraday Trading Dengan Bollinger Bands®

KelebihanKekurangan
Strategi yang mudah digunakan yang dapat digunakan oleh trader pemulaTrading harian dengan Bollinger Bands® hanya berfungsi di pasar dengan volatilitas rendah
Tidak memerlukan indikator tambahan lainnyaRasio imbal-risiko yang relatif rendah

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.