Ketegangan Hubungan AS-Cina, Dolar AS Sempat Melemah Tajam

Virus Corona semakin tak terkendali di AS terutama di daerah Selatan dan Barat Amerika Serikat. Para pejabat Kesehatan  mengatakan bahwa mereka tidak ada dalam kendali total atas pandemi ini. Lonjakan baru yang mengkhawatirkan di daerah Selatan Texas dan Florida mendorong kasus baru sekitar 40.000 kasus perhari, bahkan di khawatirkan akan terjadi lonjakan-lonjakan baru di berbagai tempat lainnya di Amerika bila penyebaran virus tidak di cegah. Dikhawatirkan jumlah yang terinfeksi dapat semakin naik menjadi 100.000-an perhari jika pihak berwenang setempat dan masyarakt tidak mengambil langkah untuk menekan pandemi ini.

Akibat hal ini, lewat Twitternya, Trump semakin marah kepada Cina dan semakin menyalahkan Cina akibat penyebaran virus ini. Akibat kemarahan Trump, hubungan antara Cina dan Amerika Serikat kembali meningkat ketegangannya terutama terkait perang dagang.  Akibatnya Dolar AS sempat melemah terhadap beberapa mata uang dunia.

Gold Trading

Dolar index sempat melemah dari level 97.78 ke 97.16 dan Kembali naik ke level 97.44. Dolar indeks di prediksi masih akan turun menuju level 97.09 dengan koreksi naik sebatas level 97.50-97.85. EURUSD di prediksi masih akan turun menuju level 1.1190 hingga level 1.1165, GBPUSD di prediksi masih dapat turun menuju support satu di level 1.2304 jika GBPUSD dapat tembus level 1.2350 pada pivot.