Laporan Keuangan AS: Orang-Orang Amerika Terkaya Menghindari Pajak Bernilai Miliaran Dolar

Orang-orang terkaya di Amerika gagal membayar ratusan miliar pajak yang wajib mereka bayarkan kepada pemerintah, menurut laporan Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) yang terbaru yang rilis pada Rabu (8/9).

Laporan itu menyatakan pada tahun lalu sekitar satu persen dari pembayar pajak teratas gagal membayar pajak sekitar $163 miliar, di mana jumlah tersebut merupakan sekitar 28 persen dari total $600 miliar pajak yang belum dibayar.

Sementara itu sekitar lima persen dari kelompok pembayar pajak teratas gagal membayar sebesar $307 miliar, atau 53 persen dari jumlah keseluruhan.

Departemen Keuangan menyebut pajak yang tidak dibayar sebesar $600 miliar itu sebagai jumlah “mencolok” yang setara dengan sekitar tiga persen dari output ekonomi tahunan negara yang mencapai hampir $23 triliun.

Jumlahnya sama dengan semua pajak yang dibayarkan oleh 90 persen pembayar pajak berpenghasilan terendah di negara Amerika.

Lebih lanjut, menurut laporan yang sama, orang orang kaya di AS merupakan bagian terbesar dari penghindaran pajak karena mereka memiliki sumber daya keuangan untuk mempekerjakan akuntan dan penasihat pajak “yang membantu melindungi mereka dari menanggung kewajiban pajak penghasilan mereka yang sebenarnya.” Dikatakan juga bahwa pembayar pajak kaya sering memiliki sumber pendapatan yang “tidak jelas” dari kemitraan bisnis, kepemilikan harta dan pendapatan sewa.

Sebaliknya, sebagian besar kelas pekerja Amerika membayar pajak pendapatan federal yang dipotong langsung dari gaji mereka dan diteruskan ke pemerintah oleh majikan mereka.

[l

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.