Pembunuhan 6 Warga AS Keturunan Asia di Atlanta Picu Perdebatan Kejahatan Kebencian

Dalam pembunuhan yang mengejutkan terhadap delapan warga Atlanta di tiga spa pada hari Selasa (16/3), pertanyaan tentang siapa pelakunya dengan cepat berhasil terpecahkan.

Robert Aaron Long, berusia 21 tahun, ditangkap beberapa jam setelah penembakan dan mengakui sebagai pelakunya.

Yang tidak jelas adalah apa yang memicunya untuk membunuh enam perempuan Amerika keturunan Asia dan dua warga lainnya, dan apakah itu dimotivasi oleh kejahatan kebencian yang dapat mengakibatkan pelaku dikenakan hukuman paling berat.

Tanpa mengenyampingkan kemungkinan sentimen rasial sebagai motif, sementara warga Amerika keturunan Asia sedang diserang secara keji di seluruh negara, pejabat penegak hukum Georgia, pada Rabu (17/3) mengatakan, Long memberitahukan bahwa motivasinya bukan karena sentimen rasial.

Namun keinginan untuk memerangi “ketagihan seks” yang ada pada dirinya dengan cara “menghilangkan godaan.” Bagi kebanyakan aktivis warga Asia, motif yang dikemukakan Long itu merupakan kesimpulan yang terburu-buru.

Mereka menilai polisi dan sherif yang terlibat dalam penyelidikan itu memberi penjelasan dari pelaku dengan pengakuan yang tidak semestinya ketika semua fakta kasus tersebut belum diketahui.

“Kapan terakhir kali Anda melihat penegak hukum menerima kata-kata dari seorang pembunuh dan segera mengatakan kepada Anda, ia mengatakan itu bukan kejahatan kebencian.

Jadi, saya pikir ini bukan kejahatan kebencian,” kata Chris Kwok, seorang anggota dari Asian American Bar Association of New York.

FBI mendefinisikan kejahatan kebencian sebagai “pelanggaran kejahatan terhadap seseorang dan properti yang dimotivasi secara keseluruhan atau sebagian terhadap sentimen rasial, agama, difabel, orientasi seksual, etnis, gender atau identitas gender.” Selain itu UU kejahatan anti-kebencian federal sudah ada sejak tahun 1960-an, dan hampir semua kecuali tiga negara bagian, mempunyai peraturan terkait kejahatan kebencian.

Georgia pada tahun lalu merupakan negara bagian terakhir yang menegakkan UU kejahatan kebencian.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Harga Minyak Turun Atas Kekhawatiran Gangguan Permintaan

JAVAFX - Harga minyak mencatat kerugian dalam kinerja sepekan ini, setelah beberapa hari perdagangan naik-turun. Ceritanya sama - perebutan antara ketatnya pasar dan kekhawatiran...

Trump akan bantu Republik menangi kursi Kongres 2022

Mantan Presiden AS Donald Trump berusaha memosisikan dirinya sebagai dalang Partai Republik pada Sabtu (10/4), seraya mengatakan kepada para penyumbang partai bahwa dia akan...

Tunisia beri lampu hijau vaksin COVID Johnson & Johnson

Otoritas Tunisia pada Kamis memberikan lampu hijau untuk vaksin COVID-19 Johnson & Johnson, demikian Menteri Kesehatan Faouzi Mehdi. Negara Afrika Utara itu juga akan menerima...

Harga Emas Rebound, Aksi Beli Di India Tertahan Pembatasan Corona

JAVAFX - Permintaan emas fisik di India terhenti dalam minggu ini setelah harga emas di pasar lokal pulih dari palung satu tahun. Disisi lain,...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502