Saham Jepang jatuh, ikuti aksi jual di Wall Street tertekan Evergrande

Saham-saham Jepang jatuh pada perdagangan Selasa pagi, mengikuti aksi jual di Wall Street, karena kekhawatiran potensi gagal bayar oleh pengembang China Evergrande Group mendorong investor keluar dari ekuitas, meskipun kerugian dibatasi karena para pedagang mengambil saham-saham murah.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) terpangkas 2,03 persen menjadi diperdagangkan di 29.880,27 poin pada pukul 02.07 GMT, sementara indeks Topix yang lebih luas kehilangan 1,77 persen menjadi diperdagangkan di 2.063,05 poin.

Meningkatnya kekhawatiran akan kemungkinan gagal bayar oleh Evergrande mengguncang pasar global pada Senin (20/9/2021), dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mengalami persentase penurunan harian terbesar sejak Mei.

Namun pelaku pasar mengatakan dampak aksi jual di pasar Jepang terbatas.

“Pasar menurun, tetapi investor tenang dan suasananya agak positif,” kata Shoichi Arisawa, manajer umum departemen riset investasi di IwaiCosmo Securities, dilansir Reuters.

Nikkei Jepang melonjak lebih dari 6,0 persen sejak awal bulan ini karena harapan kepemimpinan politik baru dan penurunan infeksi COVID-19 mengangkat sentimen investor.

“Investor yang melewatkan reli terbaru sekarang membeli saham saat turun.

Mereka menyadari betapa murahnya saham Jepang setelah reli yang dimulai akhir Agustus.” Saham kelas berat dalam indeks, SoftBank Group menyeret Nikkei paling banyak, jatuh 5,36 persen pada Selasa, diikuti oleh pemasok peralatan chip Tokyo Electron yang turun 2,53 persen dan pembuat AC Daikin Industries jatuh 3,57 persen.

Saham-saham sensitif terhadap ekonomi global juga menurun, dengan pembuat baja kehilangan 3,53 persen dan pembuat mesin jatuh 3,01 persen, sementara pelayaran tergelincir 2,89 persen.

Namun, saham-saham terkait perjalanan naik di tengah harapan pembukaan kembali ekonomi ketika Tokyo menyaksikan penurunan infeksi COVID-19.

Airliners ANA Holdings terdongkrak 1,7 persen dan Japan Airlines melonjak 3,09 persen.

Central Japan Railway, yang mengoperasikan kereta cepat antara Tokyo dan Osaka juga naik 1,2 persen.

Daiichi Sankyo adalah pemain terbaik di Nikkei dengan keuntungan 7,43 persen, diikuti oleh Kansai Electric Power, yang naik 1,17 persen.

Toto Ltd anjlok 6,06 persen, menjadikannya saham berkinerja terburuk dalam indeks, diikuti Komatsu yang kehilangan 4,95 persen.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.