Tidak pakai masker, Wakil Perdana Menteri Australia didenda

Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce didenda karena tidak mengenakan masker di stasiun pengisi bahan bakar sesuai perintah pencegahan COVID-19, kata pihak berwenang pada hari Selasa.

Barnaby Joyce, yang kembali sebagai pemimpin mitra koalisi Nationals seminggu sebelumnya, terlihat oleh seorang anggota masyarakat saat membayar bahan bakar tanpa masker di daerah pemilihannya sekitar 500 km (310 mil) utara Sydney pada hari Senin, kata polisi.

Orang tersebut menghubungi layanan nomor darurat dan petugas pergi ke stasiun layanan di mana “penyelidikan mengungkapkan seorang pria berusia 54 tahun tidak mengenakan masker wajah saat berada di toko”, kata polisi negara bagian New South Wales dalam sebuah pernyataan.

Joyce, yang tidak disebutkan namanya dalam pernyataan polisi, didenda A$200 atau sekitar Rp2,1 juta karena melanggar ketertiban kesehatan masyarakat dengan tidak mengenakan “penutup wajah yang pas saat berada di area dalam ruangan ritel/tempat bisnis”.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.