Tiga Negara Terancam Resesi Akibat Virus Corona, Safe Havens Di Prediksi Menguat Kembali

Wabah virus Corona Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Berdasarkan data satelit pemetaan ArcGis dari John Hopkins CSSE, korban meninggal akibat virus Covid-19 ini sebanyak 1775 orang dan yang terinfeksi adalah sebanyak 71000 orang di berbagai negara. Akibat virus ini, ada tiga negara yang kuat ekonominya dan memiliki hubungan erat ekonominya dengan Cina, terancam masuk ke dalam resesi. Ketiga negara tersebut adalah Singapura, Jerman dan Jepang.

Gold Trading

Tahun lalu Jerman nyaris masuk ke dalam resesi karena pengaruh perang dagang Amerika dan Cina. Kali ini Jerman perlu mewaspadai dampak virus Corona ini karena jejak pendapat yang di lakukan oleh Reuters terhadap 40 ekonom mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Cina di kuartal I tahun 2020 di prediksi sebesar 4.5%, jauh melambat dari proyeksi sebelumnya sebesar 6%. Sepanjang tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Cina sebesar 5.5%, juga jauh melambat dari realisasi tahun 2019 sebesar 6.1%. Uni Eropa juga perlu mewaspadai dampak virus Corona ini karena jika Jerman terkena imbasnya maka ekonomi Uni Eropa juga akan terkena dampaknya karena Jerman merupakan negara yang kuat di Uni Eropa dan menjadi penopang ekonomi Uni Eropa di masa-masa sulit negara-negara anggotanya.

Singapura akhirnya menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya di tahun 2020 menjadi -0.5%-1.5% dari sebelumnya 0.5%-2.5%. Perekonomian Jepang berkontraksi tajam yaitu -1.6% di kuartal IV tahun 2019 bahkan menjadi yang terdalam sejak enam tahun terakhir. Jika di kuartal I tahun 2020 ini Jepang kembali berkontraksi maka Jepang akan memasuki resesi. Suatu negara di katakan masuk dalam resesi jika PDB negara tersebut minus dalam dua kuartal secara bertururt-turut.

Akibat kekhawatiran bahwa ketiga negara ini akan masuk dalam resesi maka Gold kembali mengalami kenaikan setelah kemarin Gold sempat terkoreksi turun dari level 1583.71 ke level 1578.83. secara teknikal hari ini Gold di prediksi akan alami kenaikan menuju level 1590.00 bahkan dalam beberapa hari ke depan Gold di prediksi dapat terus menguat menuju level 1611.00-1612.00. USDJPY terlihat melemah karena penguatan Safe Havens Yen Jepang terhadap Dolar AS dari 109.87 ke level 109.65. Safe Havens Yen Jepang juga terlihat menguat atas poundsterling dan Euro di mana EURJPY terlihat turun dari level 119.06 ke level 118.72 dan GBPJPY terlihat turun dari level 142.89 ke level 142.57.