Menhub apresiasi penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi Sriwijaya Air dan NAM Air yang membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi pulang pergi.

Hal ini disampaikan Menhub saat memberikan sambutan dalam acara Inaugural Flight NAM Air di bandara Soekarno-Hatta pada Jumat.

“Saya mengapresiasi Sriwijaya Air dan NAM Air yang telah melakukan kegiatan-kegiatan secara selektif. Saya bilang selektif karena mereka memilih mengadakan penerbangan di tempat-tempat yang potensial seperti Banyuwangi dan membangun pundi-pundi Sriwijaya Air menjadi tambah makmur,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia mengungkapkan keinginannya untuk melihat dunia aviasi yang diwarnai kesuksesan. Menurutnya, dunia aviasi ini sangat kompetitif.

Untuk itu, para operator diimbau tidak melakukan kesalahan apapun dalam mengambil keputusan.

Budi juga memuji inisiatif dari masyarakat Banyuwangi untuk membuat daerahnya menjadi sangat potensial.

“Saya selalu semangat berbicara mengenai Banyuwangi, karena daerah itu tadinya tidak potensial dan sekarang menjadi sangat potensial. Berarti ada aktivitas yang dilakukan secara aktif oleh masyarakat Banyuwangi. Aktivitas-aktivitas seperti inilah yang perlu dilakukan oleh seluruh Kabupaten di Indonesia. Saya dapat katakan Banyuwangi dapat menjadi model dari Kabupaten yang bukan apa-apa menjadi apa-apa,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Kemenhub terus berupaya meningkatkan fasilitas transportasi di daerah-daerah potensi wisata untuk meningkatkan aksesibilitas daerah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan potensi besar yang dimiliki Banyuwangi melalui tiga hal yang menjadi rumus utama dalam destinasi wisata, yaitu atraksi, akses dan amenitas.

“Banyuwangi adalah kota festival terbaik di Indonesia. Setiap tahun ada 72 event, artinya setiap minggu ada event atau atraksi di Banyuwangi. Kemudian, mulai hari ini ada akses penerbangan langsung dari Jakarta ke Banyuwangi menggunakan NAM Air. Hal ini akan memindahkan sebagian masyarakat yang berangkat dari Surabaya menjadi dari Jakarta. Terakhir, Amenitas hotel berbintang yang terus bermunculan. Saya akan resmikan Hotel El Royal yang akan beroperasi mulai tanggal 21 Juni,” katanya.

Menurut dia, penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi ini tidak hanya berimbas pada Banyuwangi melainkan juga pada daerah-daerah di sekitarnya, seperti Jember, Situbondo, Bondowoso dan Jembrana (Bali Barat).

Selama ini rute ke Banyuwangi hanya bisa dilakukan dari bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Surabaya. Penerbangan ini dilayani oleh Garuda Indonesia dan Wings Air sebanyak tiga kali dalam sehari.

Mulai Jumat (16/6), penerbangan menuju Banyuwangi dapat dilakukan dari Jakarta.

Penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi dilayani oleh NAM Air sebanyak satu kali sehari setiap pukul 07.05 WIB. Sedangkan penerbangan rute Banyuwangi-Jakarta dijadwalkan setiap pukul 09.05 WIB. Perjalanan ditempuh dalam waktu satu jam tiga puluh menit, dengan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 berkapasitas 150 penumpang.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017




Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.