Pembicaraan Diplomatik AS – Korea Utara Siap Dilanjut

JAVAFX – Dalam situs web berita Axios menjelaskan bahwa Amerika Serikat mengatakan akan berdiskusi dengan Korea Utara (Korut) dalam waktu dekat ini dengan memulai kembali perundingan diplomatik yang sempat terhenti pada Oktober lalu.

Penasihat Keamanan nasional Gedung Putih Robert O’Brien menyatakan bahwa Washington ingin mendapatkan negosiasi dengan Pyongyang “kembali ke jalur” dan menerapkan beberapa komitmen dibawah pemimpin Kim Jong Un terhadap denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Gold Trading

O’Brien menjelaskan bahwa optimisme pasar sangat berhati-hati tentang fakta bahwa Kim belum memberikan “hadiah Natal” seperti yang dijanjikan pada AS. Kedua negara telah membuat sedikit kemajuan dalam pembicaraan mereka untuk membongkar program nuklir dan rudal Korea Utara. Pada bulan Desember lalu, Kim mengatakan akan terus mengembangkan pencegah nuklir negaranya dan memperkenalkan senjata strategis baru dalam waktu dekat. Ancamannya datang setelah dia mengatakan AS tidak menanggapi seruan Korea Utara yang berulang kali untuk konsesi untuk membuka kembali perundingan sebelum akhir 2019.

Pemimpin Korea Utara itu mengatakan pada bulan April lalu akan menunggu hingga akhir tahun 2019 bagi Washington untuk mengubah pendekatannya terhadap pembicaraan denuklirisasi dengan Pyongyang, tetapi itu telah menjadi status quo sejak itu dan para analis memperingatkan bahwa Kim selalu setia pada janjinya.

Presiden AS Donald Trump mengirim ucapan selamat ulang tahun kepada pemimpin Korea Utara pekan lalu, tetapi penasihat kementerian luar negeri negara itu mengatakan perasaan pribadi Kim tidak cukup untuk kembali ke diplomasi pada masa lalu.

Pada November, Korea Utara menembakkan dua proyektil jarak pendek ke laut di lepas pantai timurnya. Di bawah komando Kim, negara tertutup itu telah melakukan uji coba nuklir paling kuat, dengan meluncurkan rudal balistik antarbenua yang pertama dan mengancam akan mengirim rudal ke perairan dekat Guam.