Trading Breakout Dengan Fibonacci Retracements

Kondisi pasar breakout menjadi salah satu latar belakang yang lebih menarik karena, secara definisi, sesuatu yang relatif ‘baru’ pasti digandrungi. Ini juga bisa menjadi strategi yang disukai di antara para trader karena dapat memungkinkan pergerakan besar yang dapat bertahan untuk jangka waktu yang panjang; berpotensi menapaki penembusan harga untuk berkembang menjadi tren baru yang memungkinkan untuk diperdagangkan.

Penembusan Fibonacci: Pendahuluan

Fibonacci retracements populer digunakan ketika ingin mengeksploitasi kemungkinan peluang breakout tadi. Mengidentifikasi level utama di dalam tren menggunakan Fibonacci retracements memberi trader zona harga khusus untuk memantau penembusan harga di atas atau di bawah. Para trader dapat terbantu dengan menerapkan beberapa analisis kerangka waktu dan memperbesar informasi jangka panjang dalam upaya menemukan akurasi yang lebih terperinci dalam hal titik masuk yang memungkinkan. Penjelasan bagaimana Fibonacci retracements dapat digunakan untuk mengidentifikasi peluang breakout dan bagaimana teknik analisa teknikal lainnya dapat digabungkan untuk melengkapi kemungkinan keputusan breakout diuraikan dalam artikel ini.

Cara Trading Range Breakout Menggunakan Fibonacci Retracements

Grafik GBP/USD di bawah ini menunjukkan peluang breakout yang potensial menggunakan Fibonacci retracement. Langkah pertama temukan tinggi/rendah yang relevan atau sebaliknya dan tarik garis Fibonacci retracement seperti yang terlihat pada grafik mingguan (kotak merah, di sebelah kiri grafik) di bawah ini. Ini mewakili titik tinggi hingga rendah yang didefinisikan dengan baik. Terbukti dari lower highs dan lower lows berturut-turut, harga cenderung mengarah ke bawah. Ini menjadi langkah utama saat mengidentifikasi tren yang nantinya akan membantu Anda dalam memutuskan perdagangan. Identifikasi tren dapat dikenali dengan berbagai cara seperti aksi harga (digunakan di bawah), osilator dan indikator teknis lainnya.

Grafik Harian GBP / USD :

Perhatikan bagaimana setelah pergerakan besar terjadi, aksi harga masuk ke dalam keadaan range-bound; dengan definisi resistensi yang cukup jelas di sekitar retracement 76,4% untuk mengikuti support di 38,2 dan retracement 50%. Setelah gambaran jangka panjang telah dibuat, trader dapat mulai fokus pada grafik kerangka waktu yang lebih kecil untuk lebih detail. Grafik delapan jam berfokus pada apa yang terjadi setelah pergerakan besar itu terjadi. GBP/USD mulai bergerak dalam kisaran terbatas untuk sebagian besar dari empat bulan setelahnya, dengan sejumlah infleksi yang menunjukkan level retracement Fibonacci ini. Namun, pada pertengahan Juli, menuju sisi kanan grafik, pembeli mulai mengambil kendali, disaksikan oleh pullback dan menunjukkan support di sekitar retracement 61,8% (disorot dengan warna biru).

Pada titik itu, trader dengan posisi buy mengambil alih dan memaksa penembusan bullish pada retracement 76,4% yang sama yang sebelumnya memegang level tertinggi (ditunjukkan oleh kotak hijau). Dan setelah penembusan terjadi, trader dengan posisi buy terus mendorong karena tren bullish jangka pendek baru telah terbentuk.

Grafik Harga Delapan Jam GBP/USD

Fibonacci Support/Resistance: Break atau Tidak Break, Kerap Dipertanyakan

Bagi para trader yang menerapkan strategi di seluruh pasar, ada dua cara utama untuk melakukannya. Para trader dapat mencari pergerakan terarah atau mereka dapat mencari pembalikan sebenarnya. Dengan strategi perdagangan tren, trader ingin memanfaatkan bias yang ada dalam mencari beberapa elemen kelanjutan. Di sisi lain, trader yang memanfaatkan Range, di sisi lain mulai mengambil sisi lain dari masalah ini, menantikan posisi short setelah pergerakan bullish menemukan resistensi atau, dalam keadaan berlawanan, mencari posisi long setelah pergerakan bearish membawa level support.

Keadaan sementara antara range dan tren baru ini adalah penembusan; ketika harga mendorong keluar dari kisarannya dan memasuki tren baru yang mungkin berlanjut. Dengan demikian, spekulasi dengan breakout sangat berisiko karena, pada dasarnya, trader mengharapkan sesuatu yang berbeda terjadi yang bertentangan dengan status quo.

Jadi kunci untuk pendekatan semacam itu adalah manajemen risiko dan perdagangan yang kuat, diiringi dengan kerangka kerja analitis yang dapat menghasilkan level support atau resistance yang memungkinkan strategi diterapkan dengan benar. Dalam hal itu Fibonacci dapat diandalkan.

Breakout Fibonacci: Ringkasan

Dalam mengidentifikasi dan menganalisa Range Breakout kerap menemukan kerumitan, tetapi menerapkan Fibonacci retracements dapat memberikan gambaran yang lebih jelas kepada trader tentang di mana zona support dan resistance berada. Dalam hubungannya dengan instrumen teknis lainnya, trader dapat membuat keputusan perdagangan yang terdidik tentang strategi penembusan Fibonacci.

Langkah-langkah utama yang perlu dipertimbangkan saat menggunakan strategi penembusan Fibonacci:

  1. Gambarkan Fibonacci retracement dengan benar menggunakan level tinggi/rendah yang sesuai dan sebaliknya
  2. Identifikasi tren sebelumnya
  3. Terapkan beberapa analisis kerangka waktu dengan Fibonacci retracement tambahan
  4. Tempatkan Range-nya
  5. Pastikan kondisi pasar saat ini
  6. Cari peluang breakout yang memungkinkan ketika harga tembus ke atas/bawah resistance/support sejalan dengan tren sebelumnya
  7. Gunakan manajemen risiko yang baik

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.